Jakarta, tvOnenews.com - Aksi nekat kawanan copet pejalan kaki di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, berakhir apes. Modus yang dilakukan di tengah keramaian justru terbongkar setelah terekam kamera warga dan viral di media sosial. Tak butuh waktu lama, polisi langsung bergerak dan mengamankan pelaku.
Peristiwa ini terjadi di Jalan Bekasi Timur I, tepatnya di sekitar Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dekat Stasiun Jatinegara. Lokasi yang ramai pejalan kaki tersebut ternyata menjadi sasaran empuk bagi para pelaku copet.
Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria yang diduga pelaku copet berjalan mengikuti calon korban dari belakang. Dengan gerakan cepat, pelaku mengambil barang dari tas korban tanpa disadari.
Terekam Kamera, Aksi Copet Gagal SempurnaAksi copet di Jatinegara ini tidak berjalan mulus. Seorang warga yang menyadari gerak-gerik mencurigakan langsung merekam kejadian tersebut.
Dalam rekaman, pelaku tampak santai mendekati korban, lalu melancarkan aksinya dalam hitungan detik. Namun situasi berubah ketika perekam mulai meneriaki pelaku.
“Maling! Maling! Jambret!” teriak perekam dalam video yang viral di media sosial.
Teriakan tersebut membuat salah satu terduga pelaku panik. Seorang pria berbaju putih yang diduga bagian dari kawanan copet langsung melarikan diri, bahkan sempat membantah dirinya terlibat.
Polisi Bergerak Cepat, Dua Pelaku DitangkapMenanggapi kejadian tersebut, pihak kepolisian memastikan telah menangkap pelaku copet yang beraksi di Jatinegara. Kapolsek Jatinegara, Samsono, membenarkan penangkapan tersebut.
“Iya betul, pelaku sudah ditangkap tim Polsek,” ujar Samsono, Rabu (8/4/2026).
Diketahui, penangkapan dilakukan pada Selasa (7/4/2026), tidak jauh dari lokasi kejadian. Polisi mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku copet.
Meski demikian, hingga saat ini pihak kepolisian belum mengungkap identitas lengkap kedua pelaku tersebut.
Jatinegara Kembali Disorot, Warga Diminta WaspadaKasus copet di Jatinegara ini kembali menjadi pengingat bahwa kejahatan jalanan masih mengintai, terutama di titik-titik padat aktivitas seperti JPO dan area stasiun.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat membawa barang berharga di tempat umum. Modus pelaku yang bekerja secara berkelompok membuat korban sering kali tidak menyadari saat menjadi target.




