Jakarta, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan peran penting Indonesia di kancah internasional. Bahkan, Prabowo menyebut Indonesia menjadi kunci bagi perdagangan energi negara-negara di Asia Timur.
Hal tersebut diungkapkan Prabowo dalam taklimat pada Rapat Kerja (Raker) Pemerintah di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu, 8 April 2026.
- Youtube Setpres
Awalnya, Prabowo menjelaskan perang di Timur Tengah saat ini membuktikan pentingnya satu sebuah selat. Selat Hormuz yang hanya selebar 33 mil atau sekitar 60 kilometer menentukan nasib suatu bangsa.
Namun, tanpa disadari, Indonesia juga memiliki peran penting dalam perdagangan. Sebanyak sekitar 70 persen perdagangan energi Asia Timur melewati Selat Malaka, Selat Sunda, dan Selat Makassar.
"Sadarkah kita bahwa 70 persen kebutuhan energi Asia Timur, 70 persen energi dan 70 persen perdagangan lewat laut-laut Indonesia. Sadarkah kita bahwa Selat Malaka, Selat Sunda, Selat Makasar dan sebagainya itu laut Indonesia," kata Prabowo.
Kepala Negara menyatakan, dengan kondisi itu, Indonesia menjadi kunci bagi Korea, Jepang, Taiwan, China, dan Filipina. Hal ini yang menjadikan Indonesia sebagai pusat perhatian dunia.
"Sadarkah kita, betapa pentingnya Indonesia, sadarkah kita betapa kuncinya Indonesia. 70 persen energi Korea, Jepang, Taiwan, Tiongkok, Filipina. Jadi saudara-saudara kita harus mengerti bahwa kita menjadi perhatian dunia," katanya.
- Biro Pers Sekretariat Presiden
Maka itu, Prabowo mengingatkan para menteri hingga pejabat eselon I dan direktur utama BUMN yang hadir dalam rapat kerja ini agar menunjukkan kerja yang terbaik bagi bangsa Indonesia
"Karena pentingnya peran kita, makanya kita harus memimpin bangsa ini dengan baik dengan tepat dan dengan andal," pungkasnya.





