MENJELANG dimulainya tur dunia BTS, Jungkook akhirnya buka suara soal livestream kontroversial yang sempat viral dan memicu perdebatan di kalangan penggemar.
Lewat siaran langsung di platform Weverse pada Rabu 8 April, Jungkook untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua bulan menanggapi polemik yang bermula dari siaran tengah malamnya pada 26 Februari lalu.
Alih-alih sepenuhnya mengakui kesalahan, Jungkook mengambil posisi yang lebih kompleks.
Baca juga : Jadwal Rilis Album BTS Arirang, Lengkap dengan Info Tur Dunia
Saya pribadi tidak merasa melakukan kesalahan besar. Banyak orang di YouTube atau industri streaming juga berbicara seperti itu, ujarnya.
Namun ia tidak menutup mata terhadap reaksi penggemar.
Karena saya belum pernah menunjukkan sisi seperti itu sebelumnya, mungkin ada ARMY yang merasa tidak nyaman. Jika ada yang merasa begitu, saya minta maaf dan akan lebih berhati-hati.
Baca juga : Rumah Jungkook BTS Kembali Jadi Target, Wanita Jepang Berusia 50 Tahun Berusaha Masuk!
Kontroversi bermula saat Jungkook BTS melakukan livestream dalam kondisi santai bersama teman-temannya. Dalam siaran tersebut, ia terlihat minum alkohol, berbicara blak-blakan, bahkan beberapa kali melontarkan kata-kata kasar.
Potongan video dari siaran itu dengan cepat menyebar di media sosial dan memicu perdebatan soal batasan antara citra idol dan keaslian diri.
Menanggapi kritik yang datang, Jungkook BTS tampak tidak terlalu ambil pusing.
Saat itu saya hanya sedang dalam suasana hati yang sangat baik. Untuk orang-orang yang cepat mengkritik, saya tidak punya banyak yang ingin dikatakan.
Meski mempertahankan pendiriannya, Jungkook berulang kali menegaskan ketulusannya kepada penggemar.
Saya tidak sempurna, tapi saya selalu tulus kepada kalian. Karena itu saya tetap ingin meminta maaf.
Ia juga menyinggung batasan yang ia pegang sebagai figur publik.
Saya punya batasan. Saya tidak akan melakukan hal buruk atau kriminal. Tapi saya juga manusia, jadi hal seperti itu bisa saja terjadi.
Jungkook bahkan membuka sisi personal yang jarang dibahas, termasuk kebiasaan merokok di masa lalu.
Saya sudah 30 tahun. Tidak bolehkah saya membicarakannya. Saya dulu banyak merokok, tapi sudah berhenti.
Pernyataan tersebut, termasuk keinginannya untuk lebih bebas tanpa tekanan perusahaan, semakin memperkuat diskusi soal perubahan standar dalam industri K pop.
Pernyataan Jungkook muncul hanya sehari sebelum BTS memulai tur dunia bertajuk ARIRANG pada 9 April di Goyang Stadium Korea Selatan.
Tur ini mencakup Korea, Jepang, Amerika Utara hingga Eropa, dengan total 46 konser yang seluruhnya telah terjual habis.
Kontroversi ini kini berkembang menjadi diskusi yang lebih luas tentang apakah publik siap menerima idol K-pop yang lebih manusiawi.
Sebagian penggemar memuji kejujuran Jungkook BTS, sementara lainnya masih mempertanyakan batas antara kebebasan pribadi dan tanggung jawab sebagai figur publik.
Langkah Jungkook yang berada di antara pembelaan diri dan permintaan maaf justru semakin menyorot perubahan wajah industri K pop saat ini. (The Korea Times/Z-10)





