Pabrik Melamin di JIIPE Dorong Industri Kimia Rendah Emisi

mediaindonesia.com
4 jam lalu
Cover Berita

PEMBANGUNAN pabrik melamin senilai sekitar US$600 juta di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) Gresik telah dimulai. Pabrik tersebut dinilai akan memperkuat struktur industri kimia nasional sekaligus mendorong pengembangan industri rendah emisi di Indonesia.

Proyek yang dikembangkan oleh Golden Elephant (GEABH) ini merupakan salah satu fasilitas melamin terbesar di dunia dan dirancang terintegrasi dari hulu hingga hilir, mulai dari pengolahan gas alam menjadi amonia, urea, hingga melamin.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto menuturkan, pembangunan fasilitas ini menjadi bagian dari strategi nasional dalam meningkatkan nilai tambah sumber daya domestik sekaligus memperkuat daya saing industri.

Baca juga : Jelang Groundbreaking Pabrik Melamin Terbesar Dunia di Gresik, Khofifah Sambut Dubes Tiongkok

“Pengembangan industri melamin di Gresik merupakan langkah strategis dalam memperkuat hilirisasi nasional. Kami mengapresiasi peran KEK Gresik dalam menyediakan ekosistem industri terintegrasi,” ujar Airlangga dalam keterangan resmi.

Pengembangan proyek ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat basis industri berbasis sumber daya alam, sekaligus mendukung transisi menuju industri yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Chairman Golden Elephant (GESC) Lei Lin menyampaikan, proyek ini mengusung pendekatan industri kimia berbasis ekonomi sirkular dengan dukungan teknologi proses generasi terbaru.

“Kami melihat JIIPE sebagai kawasan strategis untuk menghadirkan rantai industri kimia terintegrasi berbasis ekonomi sirkular di Indonesia," kata Lei

Proyek ini dianggap tidak hanya memperkuat pasokan industri dalam negeri, tetapi juga mendorong transfer teknologi dan kerja sama industri lintas negara.

Ia menambahkan, penerapan teknologi tersebut memungkinkan efisiensi energi hingga 30% lebih rendah dibandingkan standar industri global, serta optimalisasi pemanfaatan produk samping melalui proses daur ulang, sehingga mendukung pengembangan industri kimia rendah karbon.

Direktur Utama PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS)-JIIPE Bambang Soetiono menegaskan, keunggulan JIIPE terletak pada integrasi kawasan yang mampu mendukung efisiensi operasional dan keberlanjutan industri. JIIPE, katanya, dirancang untuk mendukung rantai nilai industri secara end-to-end, mulai dari ketersediaan bahan baku, infrastruktur, hingga konektivitas logistik. 

"Hal ini memungkinkan efisiensi yang lebih tinggi sekaligus memperkuat daya saing industri secara berkelanjutan,” ujarnya.

Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia Wang Lutong menilai proyek ini akan memperkuat ketahanan industri kimia serta menjadi tonggak penting dalam kerja sama ekonomi kedua negara. Pengembangan rantai industri melamin di JIIPE diyakini akan memperkuat pasokan produk kimia strategis, mendukung industrialisasi Indonesia.

"Serta, memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi regional,” katanya.

Dengan dukungan infrastruktur terintegrasi, termasuk pelabuhan laut dalam, serta status sebagai Kawasan Ekonomi Khusus, JIIPE dinilai memiliki posisi strategis dalam mendorong pengembangan industri berbasis efisiensi energi, nilai tambah, dan keberlanjutan.

Proyek ini juga diproyeksikan menciptakan lebih dari 1.000 lapangan kerja serta mendorong penguatan ekosistem industri hulu dan hilir, termasuk sektor pertanian, manufaktur, dan logistik. (E-4)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PBB Sambut Baik Gencatan Senjata AS-Iran, Serukan Perdamaian Permanen
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Respons Berkelas Hector Souto setelah Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026
• 15 jam lalubola.com
thumb
Kemenkop dan MUI Perkuat Ekonomi Umat Lewat Program Koperasi Terintegrasi
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Menhub Ungkap Nasib Proyek MRT Bali Usai Gagal Gaet Investor
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Berita Populer: Kisah Zhang Xue ZXMoto; Mobil PHEV GWM
• 17 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.