LEBANON, KOMPAS.TV - Meski Amerika Serikat dan Iran menyetujui gencatan selama dua minggu, namun Israel menyebut akan tetap menyerang Hizbullah di Lebanon. Hal itu membuat warga Lebanon khawatir.
Warga Lebanon terpaksa mengungsi akibat gelombang terbaru pertempuran antara Israel dan Hizbullah.
Warga kecewa karena Lebanon tidak masuk dalam gencatan senjata selama dua minggu yang disepakati oleh Washington dan Teheran.
Warga juga khawatir dengan serangan-serangan intens yang dilakukan Israel ke selatan Lebanon, yang menargetkan area di dekat kota pesisir Tyre.
Seorang pengungsi mengatakan situasi saat ini mencekam dan berbahaya, bahkan hanya sekadar untuk perjalanan mengisi persediaan makan.
Seorang warga lainnya juga berharap mereka bisa segera kembali ke rumah, dengan atau tanpa gencatan senjata.
Sebagian besar wilayah selatan Lebanon adalah wilayah penguasaan kelompok militan Hizbullah.
Dan sejak perang Israel-Hizbullah kembali memanas bulan lalu, otoritas Lebanon mencatat sebanyak 1.530 orang tewas dan lebih dari satu juta orang mengungsi.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Baca Juga: Dampak Perang Timteng, Menhaj: Presiden Prabowo Bilang Kenaikan Biaya Haji Tak Dibebankan ke Jemaah
#lebanon #hizbullah #iran #israel #perang
Penulis : Shinta-Milenia
Sumber : Kompas TV
- israel
- iran
- gencatan senjata
- hizbullah
- lebanon
- israel serang hizbullah





