Wall Street Melonjak, Gencatan Senjata AS dengan Iran Bawa Sentimen Positif

kumparan.com
1 hari lalu
Cover Berita

Indeks utama saham Amerika Serikat atau Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Rabu (8/4). Hal ini dipicu oleh sentimen positif dari kesepakatan gencatan senjata sementara antara AS dan Iran.

Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average naik 1.326,33 poin atau 2,85 persen ke level 47.910,79. S&P 500 menguat 165,98 poin atau 2,51 persen menjadi 6.782,83, dan Nasdaq Composite naik 617,15 poin atau 2,80 persen ke posisi 22.635,00.

Penguatan sudah terjadi sejak awal perdagangan, ditopang reli pemulihan luas setelah kesepakatan yang dimediasi Pakistan menghasilkan jeda konflik selama dua pekan. Sebelumnya, perang yang pecah sejak 28 Februari akibat serangan gabungan AS-Israel ke Iran sempat mengguncang pasar global, mengganggu pasokan minyak, dan memicu kekhawatiran inflasi.

Di sisi lain, harapan meredanya ketegangan juga datang dari potensi dibukanya kembali Selat Hormuz. Seorang pejabat senior Iran menyebut jalur vital pengiriman minyak dunia itu bisa kembali beroperasi dalam waktu dekat, bergantung pada kesepakatan lanjutan kedua pihak.

"Ini adalah pergerakan yang sudah diperkirakan hari ini dan masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, tetapi saya pikir pasar cukup lega," kata Mike Dickson, Kepala Manajemen Portofolio di Horizon Investments di Charlotte, North Carolina.

"Sisi lain dari koin ini bisa jauh lebih buruk dan terus terang ada alasan kuat untuk berpikir bahwa itu mungkin terjadi juga. Jadi Anda melihat reli pemulihan di area pasar yang paling terpukul,” tambahnya.

Secara teknikal, S&P 500 berhasil menembus rata-rata pergerakan 200 hari untuk pertama kalinya sejak pertengahan Maret. Sementara Dow mencatat kenaikan harian terbesar sejak April 2025.

Sektor transportasi yang sensitif terhadap siklus ekonomi bahkan mencetak rekor tertinggi baru. Indeks Russell 2000 juga mengungguli saham berkapitalisasi besar, sementara sektor chip melonjak signifikan.

Penguatan ini tak hanya terjadi di AS. Bursa saham Eropa ikut naik 3,9 persen, sedangkan indeks MSCI World menguat lebih dari 3 persen, keduanya mencatat kenaikan harian terbesar dalam setahun.

"Sebagian besar negara lain lebih rentan terhadap guncangan energi dan guncangan pangan daripada AS," kata Ross Mayfield, Analis Strategi Investasi di Baird di Louisville, Kentucky.

"Jadi ini merupakan bantuan jangka pendek yang jauh lebih besar bagi saham internasional,” imbuh Mayfield.

Seiring meredanya kekhawatiran, indeks volatilitas CBOE turun ke level terendah sejak awal konflik. Harga minyak pun terkoreksi tajam, dengan kontrak WTI dan Brent masing-masing anjlok 16,4 persen dan 13,3 persen hingga kembali di bawah US$100 per barel.

Meski demikian, risalah rapat Federal Reserve menunjukkan potensi kebijakan moneter tetap ketat. Bank sentral AS membuka peluang kenaikan suku bunga seiring proyeksi inflasi 2026 yang meningkat akibat lonjakan harga minyak selama konflik.

Dari sisi sektoral, delapan dari 11 sektor utama di S&P 500 naik lebih dari 2 persen, dipimpin sektor industri. Sebaliknya, sektor energi justru terkoreksi paling dalam, turun 3,7 persen seiring anjloknya harga minyak.

Saham-saham yang sebelumnya terpukul perang kini mencatat rebound signifikan. Sektor maskapai, perjalanan, hingga perumahan kompak menguat tajam.

Beberapa emiten juga mencatat kinerja menonjol. Delta Air Lines naik 3,8 persen meski proyeksi laba kuartal kedua mengecewakan dan belum memperbarui panduan tahunan. Sementara Southwest Airlines dan United Airlines masing-masing melonjak 6,7 persen dan 7,9 persen.

Di sektor leisure, Carnival melesat 11,2 persen dan Norwegian Cruise Line naik 7,6 persen. Sementara Levi Strauss melonjak 10,7 persen setelah menaikkan proyeksi penjualan dan laba tahunan.

Secara keseluruhan, jumlah saham yang naik jauh melampaui yang turun, dengan rasio 5,67 banding 1 di NYSE. Tercatat 197 saham menyentuh level tertinggi baru, sementara 45 saham berada di titik terendah baru.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Asa Kompor Listrik dari Dapur Warga
• 24 menit lalukompas.id
thumb
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Momen Paskah Ortodoks, Putin Umumkan Gencatan Senjata 1 Hari dengan Ukraina
• 1 jam laludetik.com
thumb
Pilu! 2 Bocah di Ponorogo Tewas Tenggelam saat Main di Kolam, Keluarga Histeris
• 19 jam lalurctiplus.com
thumb
Presiden Prabowo Resmikan Pabrik Kendaraan Komersial Listrik di Magelang
• 17 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.