5 Berita Terpopuler: PP Manajemen ASN Belum Jelas, PNS dan PPPK Deg-degan, MenPANRB Beri Penjelasan

jpnn.com
7 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Selamat pagi pembaca setia JPNN.com, hari ini kami sajikan berita terpopuler sepanjang Jumat (8/4) tentang PP Manajemen ASN belum jelas, PNS dan PPPK deg-degan mendengar kalimat Menkeu, hingga Menteri Rini memberikan penjelasan kepada ASN. Simak selengkapnya!

1. Kalimat Menkeu Purbaya Bisa Membuat PNS dan PPPK Deg-degan

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Gibran Bicara tentang Guru Honorer dan PPPK, Pejabat Pusat Langsung Gamblang, Begini Penjelasannya

Para ASN yang terdiri dari PNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menerima gaji ke-13 pada setiap Juni, yang diharapkan bisa membantu biaya pendidikan anak menjelang tahun ajaran baru. 

Diketahui, gaji ke-13 juga diberikan kepada prajurit TNI, anggota Polri, pejabat negara, hingga pensiunan.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: UU ASN 2023 Layak Digugat ke MK, Soal Nasib PPPK Bagaimana? P3K Paruh Waktu Dijamin Aman

Baca Selengkapnya di Bawah:

Kalimat Menkeu Purbaya Bisa Membuat PNS dan PPPK Deg-degan

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Tahun Ini Seharusnya Pengalihan PPPK Paruh Waktu ke P3K, Jangan Resah, Siap-Siap soal Kabar Baiknya

2. PP Manajemen ASN Belum Jelas, PPPK Makin Resah, Terlebih yang Sudah Mendekati BUP

Para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tengah menanti-nanti terbitnya sejumlah regulasi turunan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (UU ASN), salah satunya Peraturan Pemerintah (PP) tentang Manajemen ASN. 

Sayangnya, hingga April 2026, PP Manajemen ASN yang digadang-gadang bisa menyelamatkan nasib PPPK, terutama yang sudah mendekati Batas Usia Pensiun (BUP), belum juga terbit. 

Padahal, UU ASN 2023 secara tegas mengamanatkan bahwa seluruh peraturan pelaksana harus ditetapkan maksimal enam bulan sejak diundangkan, yakni paling lambat April 2024.  

Baca Selengkapnya di Bawah:

PP Manajemen ASN Belum Jelas, PPPK Makin Resah, Terlebih yang Sudah Mendekati BUP

3. Menteri Rini Menjelaskan Kebijakan Terbaru, PNS, PPPK, P3K PW Wajib Tahu

Seluruh instansi pemerintah menerapkan Work from Office (WFO) pada Senin hingga Kamis dan satu hari bekerja dari rumah/tempat tinggal (work from home/WFH) yang menjadi lokasi domisili ASN pada Jumat, yang berlaku efektif 1 April 2026.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (SE MenPANRB) Nomor 3 Tahun 2026. 

Melalui kebijakan pelaksanaan tugas kedinasan secara fleksibel sebagai respons dinamika global tersebut, pemerintah mendorong pergeseran fundamental dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN), yang terdiri dari PNS, PPPK, dan PPPK Paruh Waktu (P3K PW).

Baca Selengkapnya di Bawah:

Menteri Rini Menjelaskan Kebijakan Terbaru, PNS, PPPK, P3K PW Wajib Tahu

4. Dianggap Lalai, Seorang PPPK Paruh Waktu jadi Tersangka

Seorang PPPK Paruh Waktu berinisial SYW yang bertugas sebagai penjaga pintu perlintasan kereta api di Batang, Jawa Tengah, ditetapkan sebagai tersangka. 

SYW ditetapkan sebagai sebagai tersangka atas kelalaian dalam bertugas yang menyebabkan seorang pengendara sepeda motor Tofan Deky Kurniawan (52), warga Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, tewas. 

Kapolres Batang AKBP Veronica mengatakan bahwa penetapan tersangka dilakukan setelah polisi menemukan adanya unsur kelalaian tersangka tidak menutup palang pintu perlintasan saat kereta api melintas dan waktu bersamaan korban melewati jalan perlintasan itu.

Baca Selengkapnya di Bawah: 

Dianggap Lalai, Seorang PPPK Paruh Waktu jadi Tersangka

5. Hashim: Ada yang Mau Kudeta Prabowo

Utusan Khusus Presiden RI Hashim Djojohadikusumo menyatakan di tengah banyaknya program-program yang dijalankan pemerintah ternyata ada upaya dari tokoh-tokoh tertentu untuk mengguncang, menggoyang, dan mengganggu stabilitas nasional. 

Menurut Hasim, ada pihak mau menggoyang Presiden Prabowo Subianto yang jabatannya belum sampai satu setengah tahun. 

"Saya hitung satu tahun lima bulan sudah ada yang ingin menggulingkan dia, sudah ada yang mau kudeta dia, mau menggantikan dia secara inkonstitusional," ujarnya saat membawakan sambutan pada Paskah Nasional 2026 di Manado, Sulawesi Utara, Rabu (8/4).

Baca Selengkapnya di Bawah:

Hashim: Ada yang Mau Kudeta Prabowo

BACA ARTIKEL LAINNYA... 5 Berita Terpopuler: Kabar Baik untuk PPPK Makin Banyak, yang Merasa Kinerja Top Jangan Cemas, Isu PHK Jauh


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
12 Tips Keuangan agar Tabungan Terus Bertambah
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
RSCM Sebut Bola Mata Andrie Yunus Akan Ditutup Sementara Selama 6 Bulan Usai Tindakan Operasi
• 21 jam laludisway.id
thumb
Sering ke Luar Negeri, Prabowo: Untuk Amankan Minyak, Gue Harus ke Mana-mana
• 17 jam laluokezone.com
thumb
Pengelolaan Taman Makam Pahlawan Dari Kemensos ke Kemenhan | JMP
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Masjid Al-Aqsa Dibuka Lagi setelah 40 Hari Ditutup Israel, Jemaah Menangis Haru
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.