Dua Gempa Guncang Flores Timur, Sejumlah Bangunan di Desa Terong Rusak

mediaindonesia.com
21 jam lalu
Cover Berita

WILAYAH Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT), diguncang dua gempa bumi tektonik dalam rentang waktu beberapa jam sejak Rabu malam hingga Kamis dini hari (8-9/4). Rangkaian aktivitas seismik ini dilaporkan mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bangunan warga.

Kerusakan bangunan terutama dilaporkan terjadi di wilayah Kecamatan Adonara Timur, khususnya di Desa Terong. Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendataan terkait tingkat kerusakan infrastruktur di lokasi terdampak.

"Ada dua gempabumi dirasakan, gempabumi utama magnitudo 4,7 disusul gempa magnitudo 3,8 yang juga dirasakan masyarakat," ujar Kepala Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tyastama, saat dikonfirmasi pada Kamis (9/4).

Kronologi dan Parameter Gempa

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa pertama yang merupakan gempa utama terjadi pada Rabu (8/4/2026) pukul 23.17 Wita. Gempa ini berkekuatan Magnitudo 4,7 dengan episenter pada koordinat 8,36° LS dan 123,15° BT, atau sekitar 21 kilometer tenggara Larantuka pada kedalaman 5 kilometer.

Arief menjelaskan bahwa peristiwa ini merupakan jenis gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut. Getaran dirasakan cukup kuat dengan skala intensitas:

  • Flores Timur: III-IV MMI (Getaran dirasakan nyata di dalam rumah, seperti ada kendaraan berat yang melintas).
  • Lembata: III MMI.

Selang beberapa jam kemudian, tepatnya pada Kamis (9/4/2026) pukul 04.54 Wita, gempa susulan signifikan kembali terjadi dengan Magnitudo 3,8. Episenter gempa kedua ini berada 24 kilometer tenggara Larantuka dengan kedalaman yang lebih dangkal, yakni 3 kilometer.

Puluhan Gempa Susulan Tercatat

Hingga Kamis (9/4) pukul 05.40 WITA, BMKG mencatat telah terjadi sebanyak 48 kali gempa susulan (aftershocks) dengan magnitudo yang bervariasi. Meskipun menyebabkan kerusakan fisik pada bangunan di Desa Terong, hingga berita ini diturunkan belum ada laporan mengenai korban jiwa.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah Flores Timur dan sekitarnya untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan yang masih mungkin terjadi. Warga diminta untuk:

  1. Menghindari bangunan yang sudah retak atau rusak akibat gempa sebelumnya.
  2. Tidak mudah terpancing oleh informasi atau isu yang tidak jelas sumbernya (hoaks).
  3. Terus memantau perkembangan informasi resmi melalui kanal komunikasi BMKG.
Peringatan: Masyarakat diimbau untuk memastikan struktur bangunan rumah tetap aman sebelum kembali masuk ke dalam ruangan, mengingat frekuensi gempa susulan yang masih cukup tinggi di wilayah Adonara dan sekitarnya. (I-2)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tingkatkan Kualitas Publikasi, FK Unhas Gelar Workshop Literasi Kehumasan
• 22 jam laluharianfajar
thumb
Untuk Pertama Kalinya Jakarta Pertamina Enduro Tumbangkan Gresik Phonska, Sabet Juara di Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Lagi-lagi Irina Voronkova, Menggila di Final Four Proliga 2026, Cetak 30 Poin dan Bawa Jakarta Pertamina Enduro Juara!
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Tanda Hubunganmu Menuju Perceraian Tanpa Disadari
• 17 jam lalubeautynesia.id
thumb
Efisiensi, Komisi IX DPR Minta BGN Batalkan Pengadaan Motor Listrik
• 6 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.