Bergantung pada Selat Hormuz, Krisis Energi di Uni Eropa Belum Berakhir

republika.co.id
21 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BRUSSEL -- Krisis harga energi di Uni Eropa (UE) belum akan berakhir dalam waktu dekat meski gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran telah tercapai. Sekitar 8,5 persen impor gas alam cair (LNG) dan 40 persen bahan bakar jet dan diesel untuk kebutuhan UE melewati Selat Hormuz.

"Secara umum, kita tidak boleh berilusi bahwa krisis yang saat ini berdampak pada harga energi akan berumur pendek, itu tidak akan terjadi," kata Juru Bicara Komisi Uni Eropa untuk Aksi Iklim dan Energi, Anna-Kaisa Itkonen, Rabu (8/4/2026).

Baca Juga
  • Relawan GPCI Berangkat ke Barcelona
  • Harga Avtur Melonjak, Pemerintah Siapkan Insentif Jaga Harga Tiket Pesawat
  • Dari Mana Anggaran Motor Listrik MBG? Menkeu Purbaya Ungkap Asal Usulnya

Itkonen menyebutkan UE mendapatkan sekitar 8,5 persen LNG yang berasal dari Selat Hormuz.

"Sedangkan untuk minyak, termasuk minyak mentah dan produk olahannya, sekitar 7 persen, sebagian besar berasal dari Irak, Kuwait, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab, dan untuk bahan bakar jet dan diesel sekitar 40 persen," ujarnya. 

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Meningkatnya konflik di sekitar Iran praktis menghentikan pengiriman melalui Selat Hormuz, yang merupakan jalur pasokan utama untuk minyak dan LNG global. Akibatnya, harga bahan bakar meningkat di sebagian besar negara.

Pada Selasa malam (7/4/2026) Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan telah menyetujui gencatan senjata bilateral selama dua pekan dengan Iran dan mengatakan bahwa Iran juga telah setuju untuk membuka Selat Hormuz. Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran mengatakan bahwa Amerika menyetujui proposal 10 poin Iran. Selanjutnya, Teheran akan memulai pembicaraan dengan Amerika Serikat pada Jumat (10/4/2026) di Islamabad, Pakistan.  

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara, Sputnik/RIA Novosti
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
7 Spesifikasi Unggulan Samsung Galaxy A37 5G, Berikut Prediksinya!
• 13 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Dari Mitra Pengemudi Grab hingga Memiliki Usaha Baso Aci Mastyo
• 6 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Pasar Kecewa Dividen, Saham OCBC NISP Anjlok 8 Persen
• 14 jam laluidxchannel.com
thumb
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Kondisi Finansial Zodiak 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces
• 12 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.