Liputan6.com, Jakarta - Kondisi Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus (27) yang menjadi korban penyiraman air keras mulai stabil, namun masih menjalani perawatan intensif. Mata korban harus dijahit sementara untuk melindungi bola mata dari kerusakan lanjutan.
Manajer Hukum dan Humas RSCM Yoga Nara mengatakan pasien masih dalam pengawasan tim medis multidisiplin. Penanganan melibatkan dokter bedah plastik, oftalmologi, hingga psikiatri.
Advertisement
Kondisi luka bakar menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Sebagian besar area luka sudah ditangani lewat cangkok kulit, termasuk operasi lanjutan pada 7 April 2026 untuk membersihkan jaringan mati di leher belakang.
"Terkait kondisi mata, saat ini masih dalam tahap penanganan lanjutan. Bola mata ditutup menggunakan jaringan selaput (tenon dan konjungtiva), serta dilakukan penjahitan sementara pada kelopak mata," kata Yoga dalam keterangannya, dikutip Kamis (9/4/2026).




