Kepala MBG Sebut Motor Listrik Akan Disalurkan ke Dapur MBG di Daerah Sulit?

tvonenews.com
22 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan motor listrik seharga Rp42 juta per unit akan disalurkan ke dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berada di daerah sulit.

Sebelumnya, Dadan merespons soal harga motor listrik yang diperuntukan bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) seharga Rp42 juta per unit.

Kepala BGN mengklaim bahwa biaya yang dibayarkan BGN jauh berada di Bawah Harga pasar motor listrik tersebut.

"Harga pasaran Rp52 juta, tapi kita beli kalua enggak salah Rp42 juta, di Bawah harga pasaran," kata Dadan di Istana, Jakarta, pada Rabu (8/4/2026).

Lebih lanjut Dadan mengungkap kalua pembelian motor listrik ini sudah masuk ke dalam anggaran 2025.

"Sudah masuk ke dalam anggaran 2025,' katanya.

Dadan menegaskan tidak akan ada lagi anggaran untuk pembelian motor listrik tahun 2026.

Ia mengatakan, motor listrik akan disalurkan ke dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berada di daerah sulit. 

"Iya akan kita distribusikan nanti untuk operasional seluruh orang yang ada di SPPG, terutama untuk di daerah daerah yang sulit," imbuh Dadan.

Purbaya Akui Kecolongan

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku baru mengetahui secara rinci terkait pengadaan motor listrik di Badan Gizi Nasional (BGN). Ia menjelaskan bahwa pengadaan itu merupakan bagian dari anggaran tahun sebelumnya. 

Ia menambahkan, pihaknya baru mengetahui secara detail pengadaan tersebut setelah anggaran berjalan. 

Namun, setelah mengetahuinya, pihaknya langsung mengambil langkah dengan menghentikan kelanjutan pengadaan tersebut.

“Kita baru tahu belakangan, sudah dipotong anggarannya. Saya harus tanya Dirjen Anggaran lagi,” kata Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, dikutip Kamis (9/4/2026).

Terkait realisasi yang sudah berjalan, Purbaya menyebut sebagian unit motor listrik memang telah diterima karena proses pengadaan berasal dari anggaran tahun sebelumnya.

“Iya, anggaran tahun lalu. Tahun ini nggak ada. Waktu itu mungkin keburu lewat, maka kita hentikan,” jelasnya.

Ia pun memastikan tidak ada lagi pembelian motor listrik baru untuk program BGN pada tahun ini. "Yang jelas tahun ini nggak ada lagi. Kita pastikan nggak ada tahun ini," tutupnya. (muu)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Riza Chalid Tersangka Kasus Petral, Kejagung Intens Koordinasi dengan Interpol
• 9 jam laludetik.com
thumb
Tekan Angka Pengangguran, Jangkauan Program Magang Nasional Diperluas
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bali Terapkan Sanksi Pemotongan Tunjangan bagi ASN yang Langgar Aturan WFH Setiap Jumat
• 13 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Pendakian Gunung Agung Ditutup Selama Karya Agung di Besakih
• 16 jam lalutvrinews.com
thumb
Pramono-Rano Targetkan Kota Tua Jadi Simbol Jakarta Kota Global
• 11 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.