ATLETICO Madrid menapakkan satu kaki di babak semifinal Liga Champions setelah membungkam 10 pemain Barcelona dengan skor 2-0 pada laga leg pertama perempat final di Stadion Camp Nou, Kamis (9/4).
Gol dari Julian Alvarez dan Alexander Sorloth memastikan kemenangan krusial bagi skuat asuhan Diego Simeone dalam duel sesama wakil Spanyol yang berlangsung tensi tinggi tersebut.
Barcelona sebenarnya tampil dominan di awal laga. Namun petaka datang bagi pemimpin klasemen La Liga itu saat Pau Cubarsi diganjar kartu merah.
Baca juga : Atletico Madrid Vs Inter Milan: Antoine Griezmann Kembali dari Cedera
Bek muda tersebut diusir wasit setelah menjatuhkan Giuliano Simeone yang sudah dalam posisi bebas menuju gawang.
Julian Alvarez yang mengeksekusi tendangan bebas hasil pelanggaran tersebut sukses menyarangkan bola ke pojok atas gawang. Keunggulan tim tamu kemudian digandakan oleh Sorloth saat laga menyisakan 20 menit.
"Kami memiliki banyak hal untuk diperbaiki dan dipelajari. Kami senang dengan kemenangan ini, tetapi jalan masih panjang," ujar penyerang Atletico, Antoine Griezmann, kepada Movistar.
Baca juga : Barcelona vs Atletico Madrid: Misi Terakhir Griezmann di Camp Nou
Pemain asal Prancis tersebut menegaskan bahwa timnya tidak boleh jemawa meski memiliki modal besar untuk leg kedua.
"Kami masih sangat jauh dari semifinal. Kami terpaut 90 menit atau lebih. Kami percaya diri tetapi tetap membumi," ujarnya.
Kekalahan itu memaksa Barcelona melakukan upaya ekstra keras pada laga leg kedua di Madrid, jika ingin menjaga asa meraih trofi yang terakhir mereka angkat pada 2015.
Bek Barca, Ronald Araujo, tetap optimistis menghadapi misi sulit tersebut. "Ini akan berat di sana, tetapi jika ada yang bisa melakukannya, itu adalah kami," tegasnya.
Sementara itu, pelatih Barcelona, Hansi Flick, tampak geram dengan kepemimpinan wasit dan penggunaan VAR.
Ia menyoroti perbedaan perlakuan saat kartu merah Cubarsi diberikan dibandingkan insiden dugaan handball Marc Pubill di babak kedua yang tidak ditinjau ulang.
"VAR sangat fokus hari ini untuk Atletico, dia orang Jerman, jadi terima kasih Jerman," kata Flick.
Meski demikian, Flick tetap mengakui dampak besar dari pengusiran pemainnya. "Bagi saya itu jelas kartu merah, kemudian itu mengubah segalanya secara total."
Di sisi lain, Diego Simeone menilai keputusan wasit merupakan akal sehat. Kemenangan ini menjadi sangat bersejarah bagi pelatih asal Argentina tersebut, karena hasil itu merupakan kemenangan pertamanya di Camp Nou selama 14 tahun menakhodai Los Rojiblancos. (AFP/I-2)





