Publik tengah dihebohkan dengan langkah Badan Gizi Nasional (BGN) yang melakukan pengadaan motor listrik sekitar 21.800-an unit untuk menunjang program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Terkait hal ini, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa dirinya telah berkomunikasi dengan Kepala BGN Dadan Hindayana.Ia menegaskan pengadaan tersebut sudah masuk dalam perencanaan anggaran tahun 2025.
"Saya tadi tanya ke Kepala BGN. Dia bilang itu emang anggaran tahun lalu," ucapnya di Istana Negara, Jakarta, dikutip Kamis (9/4).
Untuk tahun ini, Purbaya memastikan tidak ada pembelian serupa. "Tapi yang tahun ini, dia konfirmasi nggak ada pembelian motor listrik baru untuk program," lanjutnya.
Purbaya menjelaskan bahwa pencatatan anggaran sudah dilakukan pada tahun sebelumnya sehingga defisit juga sudah tercatat. Namun, ia mengakui sebagian pengajuan pembelian motor listrik ditolak. “Sebagian sudah keluar, sebagian sisanya ditolak. Jadi dibatasi,” tegasnya.
Sebelumnya, Kepala BGN Dadan Hindayana mengungkapkan bahwa pengadaan motor listrik untuk program MBG sudah masuk dalam perencanaan anggaran tahun 2025.
Baca Juga: BGN Akui Beli 25.000 Motor Listrik untuk Kepala SPPG
Baca Juga: Ini Alasan Kepala BGN Beli 21 Ribu Motor Listrik untuk Program MBG
Dadan menjelaskan, target awal pengadaan mencapai 24.400 unit. Namun, realisasi di lapangan hanya sekitar 21.800 unit.
“Ya motor listrik kan sudah ada dalam perencanaan 2025, masuk dalam anggaran 2025. Dan realisasinya dari target 24.400 itu hanya bisa kita realisasikan 21.800-an dan sudah masuk ke dalam anggaran 2025,” ungkap Dadan di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (8/4/2026).





