jpnn.com, SORONG - DPD Partai Gerindra Provinsi Papua Barat Daya menggelar rapat konsolidasi internal di Kantor Sekretariat DPD, Kota Sorong, Rabu (8/4).
Pertemuan ini menjadi langkah awal partai dalam menyusun strategi pemenangan untuk Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2029.
BACA JUGA: PAN Usul Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco Gerindra: Anggap Hiburan Buat Rakyat
Kegiatan strategis ini dihadiri oleh jajaran pengurus DPD, pengurus DPC dari enam kabupaten/kota, anggota DPRD aktif, serta tokoh eksekutif seperti Wakil Bupati Sorong Selatan dan Wakil Bupati Tambrauw.
Ketua DPD Gerindra Papua Barat Daya, Hj. Oktasari Sabil, menegaskan bahwa perapian struktur internal menjadi prioritas utama saat ini.
BACA JUGA: PSI Lakukan Konsolidasi Internal Setelah Terima SK Kepengurusan Menkum
Menurutnya, kesolidan kader adalah kunci untuk mencapai target politik, terutama dalam upaya menambah perolehan kursi legislatif.
“Konsolidasi ini menjadi momentum untuk memperkuat internal dan memastikan seluruh kader bergerak dalam satu garis perjuangan,” ujar Oktasari Sabil di hadapan para pengurus.
BACA JUGA: Cak Imin Bersama Rombongan Menemui Jokowi, lalu Sampaikan Hasil Konsolidasi Internal PKB
Ia menekankan bahwa target penambahan kursi hanya dapat tercapai melalui soliditas dan kerja politik yang terorganisir hingga ke tingkat akar rumput.
Gerindra Papua Barat Daya, lanjutnya, menargetkan mendapatkan satu kursi di DPR RI serta perolehan minimal satu kursi di setiap daerah pemilihan, baik DPRD provinsi maupun DPRD kabupaten/kota.
“Target kita jelas, memperkuat representasi politik dari daerah hingga pusat. Ini bisa tercapai jika mesin partai solid dan bergerak bersama,” tegasnya.
Menurut Oktasari Sabil, konsolidasi ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari strategi besar partai dalam memperkuat posisi politik di Papua Barat Daya.
Melalui kegiatan ini, Gerindra Papua Barat Daya menegaskan komitmennya untuk merapikan internal sebagai fondasi utama dalam mendorong penambahan kursi serta memenangkan kontestasi politik di tingkat daerah maupun nasional.(ray/jpnn)
Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean




