Viral Penipuan Rekrutmen KAI di TikTok, Jangan Sampai Kamu Jadi Korban!

medcom.id
19 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Fenomena penipuan berkedok lowongan kerja kembali mencuat. Kali ini, modus rekrutmen palsu yang mengatasnamakan PT Kereta Api Indonesia (Persero) ramai beredar di media sosial, khususnya TikTok. Masyarakat pun diminta lebih waspada agar tidak terjebak iming-iming pekerjaan instan.
 
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menegaskan bahwa informasi rekrutmen yang beredar di akun tidak resmi tersebut tidak dapat dipercaya.
 
“KAI tidak pernah membuka rekrutmen melalui akun tidak resmi di media sosial, termasuk TikTok. Informasi yang beredar dari akun-akun tersebut dapat dipastikan bukan berasal dari KAI,” tegas Franoto dalam keterangan tertulis, Kamis, 9 April 2026.
  Baca juga: Jangan Nakal! Ada Sanksi Bagi Penumpang Kereta yang Sengaja Bablas Stasiun Tujuan Modus penipuan rekrutmen yang perlu diwaspadai Menurut Franoto, tingginya minat masyarakat terhadap rekrutmen KAI kerap dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan dengan berbagai modus digital.

Adapun beberapa modus yang ditemukan antara lain:
- Penyebaran informasi lowongan melalui akun media sosial tidak resmi
- Pengarahan calon pelamar ke nomor atau kontak tertentu
- Permintaan sejumlah uang dengan alasan administrasi atau seleksi
- Janji kelulusan tanpa melalui proses yang transparan Rekrutmen resmi KAI hanya lewat kanal resmi KAI menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen resmi hanya dilakukan melalui website e-recruitment.kai.id serta media sosial resmi perusahaan. Di luar itu, masyarakat diminta untuk tidak mempercayai informasi tersebut.
 
Selain itu, KAI juga memastikan pihaknya idak pernah memungut biaya dalam bentuk apa pun untuk program rekrutmen. KAI juga tidak bekerja sama dengan agen perjalanan atau pihak ketiga dan tidak mewajibkan penggunaan hotel atau transportasi tertentu, serta tidak menjanjikan kelulusan instan
 
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi dan tidak mudah tergiur dengan tawaran yang mengatasnamakan KAI. Jangan sampai menjadi korban penipuan,” tambah Franoto.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gencatan Senjata Iran-AS: Peluang Perdamaian atau Jeda Perang Baru?
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Pemkot Makassar Siapkan Sistem Peringatan Dini Bencana di Tamalanrea
• 18 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Kapan Hari Raya Idul Adha 2026 Versi Pemerintah dan Muhammadiyah? Simak Informasinya di Sini
• 19 jam laludisway.id
thumb
254 Orang Meninggal Dunia dalam Serangan Israel ke Lebanon
• 21 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Syaiful Huda Tegaskan Arah PKB: Politik Nilai, Bukan Transaksional
• 19 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.