Jumlah korban meninggal dunia akibat kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Jalan Cinyosog, Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi bertambah menjadi empat orang. Adapun satu korban jiwa terbaru dikabarkan meninggal dunia pada Kamis (9/4/2026) pagi.
"Ya betul total yang meninggal dunia ada empat orang saat ini. Satu korban meninggal dunia tadi pagi, sekira pukul 04.30 WIB," kata Camat Mustikajaya Maka Nachrowisaat dikonfirmasi, Kamis (9/4/2026).
Korban meninggal terbaru bernama Aulia Putri Budiasti. Aulia adalah kakak dari Sapta Prihantono (15) yang merupakan korban ketiga meninggal dunia.
Baca juga: SPBE Cimuning Terbakar, Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan Elpiji Tidak Terganggu
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menyampaikan bahwa korban jiwa akibat insiden itu hingga Rabu (8/4) berjumlah tiga orang. Korban ketiga kata dia merupakan seorang pelajar."Itu seorang pria, masih pelajar, dan ini Insyaallah akan diperhatikan," kata Bobihoe kepada wartawan Rabu (8/4).
Baca Juga:Kasus Kuota Haji, Mahfud MD Sebut Pimpinan KPK Tak Berwenang Tetapkan TersangkaSedangkan dua korban yang telah dinyatakan meninggal dunia merupakan pegawai dari SPBE tersebut. Sebelumnya, kedua korban ini sempat dilarikan ke rumah sakit Primaya Bekasi Timur.
"Yang satu atas nama Suyadi, satu lagi Jaimun," ucap Maka.
Selain menimbulkan korban jiwa, kebakaran hebat di SPBE Cimuning juga berdampak luas bagi warga sekitar. Berdasarkan data verifikasi, sebanyak 39 kepala keluarga (KK) terdampak, baik dari wilayah Kota Bekasi maupun luar daerah.
Peristiwa kebakaran terjadi pada malam hari, 1 April 2026, di area SPBE milik PT Indogas Andalan Kita. Api yang berkobar menyebabkan kerusakan signifikan di lingkungan sekitar.
#daerah




