Sah! Prabowo Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik VKTR di Magelang

bisnis.com
20 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik milik PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk di Magelang, Kamis (9/4/2026).

Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam percepatan transformasi industri transportasi nasional menuju energi bersih.

“Dengan mengucap bismillahirahmanirahim, pada siang hari ini Kamis 9 April 2026, saya Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia dengan ini meresmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Komersial Berbasis Listrik VKTR,” ujarnya dalam sambutannya.

Menurut informasi yang diterima Bisnis, pabrik tersebut merupakan fasilitas perakitan kendaraan listrik berbasis Completely Knocked-Down (CKD) pertama di Indonesia untuk segmen kendaraan komersial. Fasilitas ini akan memproduksi bus listrik berukuran 12 meter dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 40%.

VKTR sendiri merupakan perusahaan yang bertransformasi dari bisnis distribusi kendaraan komersial menjadi produsen kendaraan listrik. Berawal dari PT Bakrie Steel Industries yang berdiri pada 2007, perusahaan ini kemudian mengalihkan fokusnya pada elektrifikasi mobilitas dan resmi menjadi entitas publik setelah melantai di Bursa Efek Indonesia pada Juni 2023.

Langkah strategis ini sejalan dengan agenda pemerintah dalam mendorong transisi dari energi fosil menuju energi baru terbarukan (EBT), khususnya di sektor transportasi yang selama ini menjadi salah satu penyumbang emisi terbesar.

Baca Juga

  • TKDN Ditarget 60%, VKTR Perkuat Posisi Indonesia di Industri EV Komersial
  • Anindya: Pabrik VKTR Berpotensi Pangkas Subsidi BBM Rp85,32 Triliun per Tahun
  • Prabowo akan Resmikan Pabrik EV VKTR di Magelang, Dorong Akselerasi Transportasi Listrik Nasional

Dalam pengembangannya, VKTR tidak hanya memproduksi bus listrik, tetapi juga berbagai kendaraan komersial lain seperti truk listrik, dump truck, hingga kendaraan pengangkut sampah berbasis listrik. Perusahaan ini juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai instansi pemerintah dan BUMN.

Sepanjang operasionalnya, VKTR mencatat sejumlah capaian, antara lain pengiriman lebih dari 100 unit kendaraan listrik, jarak tempuh operasional lebih dari 11,5 juta kilometer, serta penghematan lebih dari 4,1 juta liter bahan bakar. Selain itu, penggunaan kendaraan listrik tersebut diklaim telah menekan emisi karbon lebih dari 11.000 ton CO2.

Dari sisi efisiensi, penggunaan armada listrik juga menghasilkan penghematan biaya operasional hingga lebih dari Rp27,8 miliar, dengan tingkat keandalan tinggi tanpa kerusakan besar selama operasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
RSCM Sebut Kondisi Luka Bakar Andrie Yunus Tunjukan Perbaikan Signifikan
• 13 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kejati Jakarta Geledah Ruangan Dirjen Kementerian PU, Usut Dugaan Penyelewengan Anggaran Pembangunan Pendopo
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Kebiasaan yang Perlu Dihentikan untuk Memperlambat Penuaan
• 14 jam lalubeautynesia.id
thumb
Hujan Deras Putuskan Jembatan Ciwarunga Garut
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Gencatan Senjata AS-Iran Terancam Batal Usai Israel Serangan Lebanon, Selat Hormuz Kembali Tutup
• 10 jam lalunarasi.tv
Berhasil disimpan.