ANKARA, KOMPAS.TV - Otoritas Turki dilaporkan menangkap sembilan orang sehubungan serangan ke gedung Konsulat Israel di Istanbul pada Selasa (7/4/2026) lalu. Associated Press melaporkan, sembilan orang ini ditangkap dalam operasi di Istanbul serta Provinsi Konya dan Kocaeli.
Adapun serangan kelompok bersenjata ke Konsulat Israel dilaporkan menewaskan satu pelaku. Otoritas Turki menyatakan dua pelaku juga terluka dan dua polisi mengalami luka ringan.
Menteri Dalam Negeri Turki Mustafa Ciftci, Rabu (8/4), menyatakan salah satu pelaku memiliki koneksi ke kelompok yang disebutnya "mengeksploitasi agama." Namun, Mutafa Ciftci tidak memberi penjelasan lebih lanjut mengenai latar belakang pelaku.
Baca Juga: Polda Papua Tengah Ungkap Alasan Copot Kapolres Dogiyai
Mustafa Ciftci menyatakan penyerang datang ke Istanbul dari Kota Izmit di Provinsi Kocaeli. Para pelaku disebut menyewa mobil untuk pergi ke Istanbul.
Dua pelaku yang terluka di lokasi kejadian diidentifikasi sebagai dua bersaudara, Onur C. dan Enes C. Onur diketahui memiliki riwayat kriminal terkait narkoba.
Kantor berita Turki, Anadolu, melaporkan sembilan orang yang ditangkap kini telah ditahan untuk dimintai keterangan bersama dua pelaku lain yang terluka di lokasi kejadian.
Gedung Konsulat Israel dilaporkan tutup saat serangan berlangsung. Israel sendiri telah menarik diplomat dari Turki setelah genosida di Gaza dimulai pada Oktober 2023 silam.
Kementerian Luar Negeri Israel mengecam serangan terhadap konsulatnya dan menminta otoritas Turki mencegah kekerasan lebih lanjut.
Baca Juga: Iran Ancam Kembali Berperang dan Tutup Selat Hormuz usai Israel Bombardir Lebanon
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- serangan ke konsulat israel
- turki
- pelaku serangan konsulat israel
- konsulat israel
- hubungan israel turki





