Diminta Kemenkeu Efisiensi Anggaran Lagi, Menaker Lapor ke DPR

idxchannel.com
2 hari lalu
Cover Berita

Dalam pemaparan Yassierli, pagu anggaran Kemenkeu untuk 2026 senilai Rp5.999.626.039.000. 

Diminta Kemenkeu Efisiensi Anggaran Lagi, Menaker Lapor ke DPR

IDXChannel - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli melapor kepada Komisi IX DPR RI jika kementeriannya diminta untuk melakukan efisiensi anggaran kembali oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Hal ini merujuk dari surat Kemenkeu yang diterima pada awal April 2026 kemarin.

Baca Juga:
Menaker Ungkap Daftar Sektor Usaha yang Dikecualikan dari Kebijakan WFH

"Kami juga ingin sampaikan bahwa kita baru menerima surat dari Kementerian Keuangan tanggal 1 April bahwa ada efisiensi anggaran yang bersumber dari rupiah murni," kata Yassierli dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi IX DPR, di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (9/4/2026). 

Dia menambahkan, ada pergeseran dari Bagian Anggaran Bendahara Umum (BA BUN) Kemenkeu sebesar Rp181.826.183.0000.

Baca Juga:
WFH untuk Pegawai Swasta, BUMN, dan BUMD Diatur SE Menaker, Segera Diumumkan

Adapun nilai itu terdiri dari Rincian Output (RO) Khusus sebesar Rp122.163.948.000 dan hasil identifikasi efisiensi anggaran yang dilakukan Kemenkeu Rp59.662.235.000. 

Meskipun sudah menerima surat tersebut, dia menyampaikan bahwa pihaknya belum bisa memaparkan program apa saja yang akan terdampak dari efisiensi anggaran ini. Yassierli mengaku Kemenaker masih dalam proses penelaahan.

Baca Juga:
Menaker Usul Peserta Magang Nasional Naik Jadi 150 Ribu Orang di 2026

"Kami masih dalam proses untuk menelaah lebih detail item-item yang kemudian kita bisa efisiensikan. Sehingga belum bisa kami laporkan sekarang sehingga pagu yang kami sampaikan tadi masih pagu sebelum efisiensi tahap III dari Kemenkeu," katanya.

Dalam pemaparan Yassierli, pagu anggaran Kemenkeu untuk 2026 senilai Rp5.999.626.039.000. 

Dia menyebut realisasi anggaran per tanggal 8 April 2026 sudah di angka 31,87 persen. 

"Per tanggal 8 April kami ingin melaporkan realisasi dari anggaran yang saat ini rata-rata dari setiap unit eselon 1 itu sudah 31,87 persen dengan cadangan bahwa realisasi ini belum memperhitungkan efisiensi jilid III yang kami baru saja terima dari Kemenkeu," kata dia.

"Dan ada beberapa pagu yang tidak bisa digunakan yang sifatnya pencadangan untuk RO khusus dan ada blokir juga sebesar Rp265 sekian miliar," katanya.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Olah TKP, Polisi Buru OTK Tikam Pria hingga Tewas di Lubuklinggau
• 15 jam lalurctiplus.com
thumb
Pelatih Persija Pasang Badan ke Cyrus Margono yang Kebobolan 3 Gol Dalam Debutnya di BRI Super League: Jangan Kritik Hanya dari 1 Pertanding
• 23 jam lalubola.com
thumb
Heboh Wacana War Tiket Haji,Kemenhaj Ungkap Skema Urai Antrean Calon Jemaah
• 14 jam laludisway.id
thumb
Wamenhaj Ungkap Penyebab Visa Haji Furoda Tak Lagi Diterbitkan, Ini Alasannya
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
BAC 2026: Jonatan Christie Tersingkir di 8 Besar, Akui Banyak Kesalahan
• 23 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.