Sejumlah legenda sepak bola top dunia akan hadir di Jakarta dalam pertandingan bertajuk Clash of Legends. Ada Ronaldo Nazario, hingga Alessandro Del Piero.
Mereka tergabung dalam tim DRX World Legends. Nantinya, DRX World Legends akan melawan Barcelona Legends di Stadion Gelora Bung Karno pada 18 April mendatang.
Ronaldo Nazário akan bertindak sebagai manager. Tim akan diperkuat bintang-bintang lain, seperti Michel Salgado (Spanyol), Fabio Cannavaro (Italia) dan Claude Makalele (Prancis), Sebastian Frey (Prancis), David Silva (Spanyol), Keisuke Honda (Jepang), Franck Ribery (Prancis), hingga Alessandro Del Piero (Italia).
Selain itu, para legenda Timnas Indonesia juga akan bergabung DRX World Legends. Mereka adalah Irfan Bachdim, Arthur Irawan, Ismed Sofyan, Maman Abdurrahman, Greg Nwokolo, Ponaryo Astaman dan Yoo Jae hoon.
Semula, Clash of Legends menghadirkan duel legenda Real Madrid dan Barcelona. Namun, karena situasi di Timur Tengah, tim legenda Real Madrid urung datang. Sehingga, digantikan pemain-pemain bintang lain dan menjadi tim DRX World Legends.
“Kami memahami betul ekspektasi para fans, terutama penggemar Real Madrid yang mengharapkan kehadiran tim kesayangan mereka. Untuk itu, meski tidak dibalut dengan nama tim, Legenda- legenda Real Madrid ini tetap berkomitmen untuk hadir ke Jakarta," kata Reza Subekti, CEO Senyawa Entertainment, selaku promotor.
"Kami juga telah mengumumkan line up pemain Barcelona Legend dan DRX World Legends yang akan tampil 18 April mendatang,” lanjutnya.
Adapun Barcelona Legends akan diperkuat Jesus Angoy, Vitor Baia, Sergi Barjuan, Fernando Navarro, Martin Montoya, Marc Valiente, Philipe Christanval, Andreu Fontas, Juan Pablo Sorin, Roberto Trashorras, Philip Cocu, Marc Crosas, Christian Tello, Rivaldo, Patrick Kluivert, Jonathan Soriano, Ricardo Quaresma dan Javier Saviola.
Sementara itu, Hardiyanto Kenneth sebagai perwakilan Dewa United, yang juga merupakan promotor Clash of Legends, berharap pertandingan ini bisa menjadi pengalaman berharga bagi para penonton. Pihaknya juga menargetkan pertandingan ini dihadiri turis dari luar negeri.
"Intinya kita ingin memberikan sebuah tontonan yang bisa menjadi kenang-kenangan karena ini kan sejarah ya. Tentu kita memberikan penggantinya yang terbaik. Harga membengkak tidak masalah show must go on. Kita ingin memuaskan kerinduan para penggemar," kata Hardiyanto Kenneth.
"Jakarta ini secara ekonomi akan sangat terbantu, stigma kota global akan terwujud. Kita mengundang pemain bola legenda. Banyak sektor akan terbantu dari sektor UMKM, F&B, transportasi sampai okupansi hotel. Lebih dari itu, event ini juga diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang melalui exposure Jakarta di mata dunia."
"Mendorong pertumbuhan sport tourism, serta memperkuat positioning Jakarta sebagai Kota penyelenggara event internasional dan sekaligus bisa meningkatkan brand value Kota Jakarta di mata internasional. Harapan kita penonton tidak cuma dari Indonesia tapi mudah-mudahan fans dari negara tetangga juga akan datang," jelasnya.




