Saiful Mujani Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Terkait Dugaan Makar Gulingkan Prabowo

kompas.com
18 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat Saiful Mujani dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan makar setelah pernyataannya terkait ajakan menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto viral di media sosial.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan adanya laporan tersebut.

Ia menyebut laporan dibuat pada Rabu, 8 April 2026 sekitar pukul 21.30 WIB.

Baca juga: Penjelasan Saiful Mujani soal Chat Internal Persepi yang Dibongkar Poltracking

“Iya benar dilaporkan rabu 8 april 2026 sekitar jam 21.30,” ujar Budi saat dikonfirmasi, Kamis (9/4/2026).

Laporan itu telah teregister dengan nomor LP/B/2428/IV/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 8 April 2026.

Dalam laporan tersebut, pelapor tercatat atas nama Aliansi Masyarakat Jakarta Timur dan menjerat Saiful dengan Pasal 246 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.

“Terkait pasal 246 UU 1/2023. Pelapor Robina Akbar dari Aliansi Masyarakat Jakarta Timur,” lanjut Budi.

Baca juga: Saiful Mujani Bantah Pojokkan Poltracking di Grup Chat Internal Persepi

Untuk diketahui pernyataan Saiful Mujani dalam sebuah forum menjadi viral di media sosial.

Potongan video tersebut diunggah ulang oleh Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ulta Levenia melalui akun Instagram pribadinya @leveenia.

Ngeri ini sudah luar biasa provokasinya, ini bisa disebut makar, jaga NKRI,” tulis keterangan dalam video yang dibagikan.

Dalam cuplikan video berdurasi 35 detik itu, Saiful menjadi pembicara dalam acara halal bihalal.

Baca juga: Saiful Mujani: Quick Count Alat Pembanding untuk Cek Kualitas Kerja KPU

Saiful sempat menyatakan bahwa cara menyelamatkan Indonesia adalah dengan menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto.

Ia juga menilai Prabowo tidak bersikap presidensial.

“Bisa enggak kita mengkonsolidasikan diri untuk menjatuhkan Prabowo. Hanya kita yang bisa, rakyat gitu lho,” ucap Saiful.

Ia juga menyebut upaya menasihati Presiden tidak akan efektif.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Saiful bahkan menilai langkah menjatuhkan Presiden tidak dapat dilakukan melalui mekanisme formal seperti pemakzulan di Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) atas usul Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

“Kalau menasihati Prabowo enggak bisa juga. Bisanya hanya dijatuhkan. Itulah menyelamatkan, bukan menyelamatkan Prabowo, tapi menyelamatkan diri kita dan bangsa ini,” ucap Saiful.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga CPO Rebound, Pasar Cermati Kebijakan B50 Indonesia
• 16 jam laluidxchannel.com
thumb
Pandji Pragiwaksono Temui Para Pelapornya, Sempat Kira Akan Banyak Perdebatan
• 14 jam lalukompas.com
thumb
BRI Super League: Persija Larang Bonek Awaydays SUGBK untuk Dukung Persebaya pada Akhir Pekan Ini
• 19 jam lalubola.com
thumb
Tim Khusus Polda Babel Dibentuk, Enam Tahanan Masih Buron
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
Isuzu Traga Pikap Dapat Penyegaran, Kini Punya Fitur AC
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.