Ditjen Imigrasi Limpahkan 3 WN Australia Kasus Penerbangan Ilegal ke Kejaksaan

kumparan.com
21 jam lalu
Cover Berita

Direktorat Jenderal Imigrasi resmi melimpahkan tiga Warga Negara (WN) Australia tersangka kasus penerbangan ilegal beserta barang buktinya (Tahap II) ke Kejaksaan RI, Kamis (9/4).

Direktur Jenderal Imigrasi, Handarsam Marantoko, menjelaskan bahwa kasus pelanggaran kedaulatan ini bermula pada 17 November 2025 ketika sebuah pesawat Piper PA-23-250 Aztec mendarat tanpa izin di Bandara Mopah, Merauke.

Dari hasil penyidikan, pesawat yang awalnya diawaki pilot WN Australia dan kopilot WNI itu sengaja transit di Bandara Coen, bandara kecil di Australia, yang tak memiliki pos imigrasi. Tujuannya untuk menyelundupkan dua penumpang gelap.

Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Dir Wasdak), Yuldi Yusman, mengungkapkan motif utama kedua penumpang gelap tersebut menyusup ke wilayah Indonesia adalah murni untuk melarikan diri dari jerat hukum di negara asal mereka.

"Terkait status dua orang ini, mereka bukan baru bebas, melainkan statusnya di Australia adalah on-bail (tahanan luar/jaminan). Jadi mereka ke sini tujuannya ingin melarikan diri dari proses hukum yang sedang dijalankan di Australia," jelas Yuldi.

Selain kasus keimigrasian, petugas juga sempat mengamankan barang bukti narkotika dari para tersangka. Namun, Yuldi menegaskan fokus penindakan Imigrasi saat ini murni pada pelanggaran batas wilayah.

"Untuk narkoba, pada saat diamankan betul ada, tapi jumlahnya sangat sedikit. Saat ini sudah diserahkan kepada pihak kepolisian dan tersangka diindikasikan masuk ke dalam rehabilitasi. Tapi untuk kasus ilegal entry-nya kita yang proses," tambahnya.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat Undang-Undang Keimigrasian dengan ancaman maksimal dua tahun penjara dan akan segera diterbangkan untuk disidang di Pengadilan Negeri Merauke.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ruang Pemotongan Suku Bunga Semakin Terbatas
• 3 menit lalumedcom.id
thumb
Prabowo Sebut RI Punya Potensi Produksi Avtur dari Kelapa Sawit
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Pujian Pelatih Vietnam untuk Timnas Futsal Indonesia Jelang Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Tim Terbaik ASEAN Saat Ini!
• 14 jam lalubola.com
thumb
Lima Strategi Pertamina Hadapi Tahun 2026 di Tengah Dinamika Geopolitik Global
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
MNC Peduli Gelar Donor Darah, Target 400 Kantong dalam Sehari
• 20 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.