Gempa bumi berkekuatan 4,7 magnitudo menggetarkan Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu (8/4) pukul 23.12 WIB.
Pusat gempa berada di 21 kilometer tenggara Larantuka, NTT, dengan kedalaman 5 kilometer. Guncangan dirasakan kuat selama 2-4 detik oleh warga.
BNPB menuturkan, berdasarkan laporan sementara hingga Kamis (9/4) pukul 11.00 WIB, lokasi terdampak berada di Desa Terong Kecamatan Adonara Timur.
"Sebanyak lima orang warga mengalami luka berat dan 10 orang warga luka ringan, sedangkan total populasi terdampak sebanyak 100 kepala keluarga," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan, Abdul Muhari.
BNPB menuturkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Flores Timur sudah berada di lapangan untuk melakukan upaya penanganan darurat bencana seperti pendataan.
Termasuk monitoring dampak gempa, pendirian tenda pengungsi dan pendistribusian bantuan bagi para warga terdampak.
"BNPB terus memantau dan berkoordinasi dengan BPBD setempat guna melakukan langkah-langkah penanganan yang cepat, tepat dan akurat," ucap Abdul.
Selain itu, BNPB mengimbau agar warga tetap tenang. Warga segera berlindung jika gempa kembali terjadi dan menuju lapangan terbuka.
"Di samping itu, masyarakat diminta untuk selalu mengikuti arahan dan informasi dari petugas yang berwenang," kata Abdul.





