Sampah Menumpuk di TPS Rawa Bebek imbas Operasional Bantargebang Belum Normal

kompas.com
18 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Lingkungan Hidup Kecamatan Cakung, Encep mengungkap penyebab penumpukan sampah di tempat penampungan sementara (TPS) 3R Jalan Rawa Bebek, Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

"Karena itu penampungan sementara, terus akibat Bantargebang belum normal usai adanya longsoran kemarin," ujar Encep saat dihubungi Kompas.com, Kamis (9/4/2026).

Baca juga: Warga Desak Pemprov DKI Tangani Sampah di Rawa Bebek: Jangan Tunggu Viral, Baru Pusing

Ia memastikan pengangkutan sampah terus dilakukan untuk mengurangi volume tumpukan di lokasi tersebut.

"Kita sudah kerahkan 8-9 truk dan nanti ada bantuan truk pengangkut dari Sudin, tetapi bantuan tersebut menunggu pengangkutan tumpukan di Rawa Teratai selesai," imbuh dia.

Meski demikian, Encep menargetkan seluruh sampah di kawasan tersebut dapat terangkut dalam beberapa hari ke depan.

"Untuk mengosongkan, kami butuh waktu beberapa hari ke depan. Kami upayakan secepatnya, semoga kondisi di Bantargebang juga kembali lancar," ujar dia.

Tumpukan sampah itu meluber hingga ke bahu jalan yang berdekatan dengan jalur kendaraan Banjir Kanal Timur.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, sampah terlihat menggunung setinggi sekitar dua hingga tiga meter dan meluber ke bahu jalan.

Meski tidak menutup total Jalan Rawa Bebek, area di sekitar TPS 3R dipenuhi sampah plastik yang berserakan hingga beberapa meter dari lokasi.

Baca juga: Tumpukan Sampah di TPS Rawa Bebek Meluber ke Jalan, Pengendara Terganggu

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Selain itu, terdapat pula sampah di pinggir BKT sehingga sebagian di antaranya jatuh ke area kanal.

Sejumlah kendaraan yang melintas terlihat harus melambat karena adanya gerobak dan truk sampah yang hendak menurunkan maupun mengangkut sampah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Presiden Iran Tegaskan Lebanon Masuk Syarat Gencatan Senjata dengan AS di Tengah Serangan Israel
• 21 jam lalupantau.com
thumb
Peluang Kerja Global Terbuka, Kemdiktisaintek Perkuat Peran CDC di Kampus
• 12 jam lalutvrinews.com
thumb
Kejagung Sebut Kasus Korupsi Petral Sempat Pengaruhi Harga BBM
• 9 jam laludetik.com
thumb
Jadwal TImnas Indonesia Vs Vietnam di Semifinal AFF Futsal 2026, Main Kapan?
• 19 jam lalumedcom.id
thumb
Foto: Kans Atletico Madrid Terbuka Lebar usai Tekuk Barcelona
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.