Peluang Kerja Global Terbuka, Kemdiktisaintek Perkuat Peran CDC di Kampus

tvrinews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Nirmala Hanifah

TVRINews, Jakarta 

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) terus mendorong penguatan Career Development Center (CDC) di perguruan tinggi. Hal ini dilakukan, sebagai langkah strategis menyiapkan talenta unggul.

Terlebih, saat ini kebutuhan tenaga kerja terampil di berbagai negara membuka peluang besar bagi Indonesia untuk memperluas kontribusi di pasar global.

Selain itu, saat ini sejumlah negara maju seperti Jepang, Korea Selatan, Australia, Jerman, hingga kawasan Timur Tengah dan Singapura tengah mengalami kekurangan tenaga kerja di berbagai sektor. Mulai dari caregiver, manufaktur, konstruksi, hingga teknologi digital menjadi bidang yang paling membutuhkan tenaga profesional.

Di sisi lain, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Prof Fauzan mengatakan jika Indonesia sedang berada pada fase bonus demografi dengan dominasi usia produktif. 

Kondisi ini, lanjutnya dinilai menjadi momentum penting untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di tingkat internasional.

Tak hanya itu, ia juga menegaskan bahwa peluang tersebut harus dimanfaatkan secara optimal.

“Ada sangat banyak peluang yang bisa kita manfaatkan dengan baik. Selama ini talenta global tenaga terampil didominasi dari India. Ini saatnya kita ambil porsi yang lebih besar,” katanya saat Forum Diskusi dan Sosialisasi Peluang dan Tantangan Tenaga Kerja Terampil Indonesia untuk Bekerja di Luar Negeri Melalui Penguatan Career Development Center di Perguruan Tinggi.

Menurutnya, kehadiran tenaga kerja Indonesia di luar negeri tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga mendorong terjadinya brain circulation yang memperkuat fondasi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Penguatan CDC juga mendapat dukungan dari Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Direktur Jenderal Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri, Dwi Setiawan Susanto, menilai kolaborasi antara CDC dan migrant center perlu diperkuat.

“Kita harus koneksikan kedua gagasan ini, sehingga kita bisa mengisi pasar tenaga kerja di luar negeri. Kerja sama kita akan menghasilkan talenta global yang mumpuni secara kualitas dan bertambah secara kuantitas,” kata Dwi Setiawan Susanto.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek, Khairul Munadi, menekankan bahwa lulusan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi, baik di dalam maupun luar negeri.

“Lulusan perguruan tinggi yang diserap pasar tenaga kerja, baik di dalam maupun di luar negeri, otomatis akan memperbaiki ekonomi keluarga. Pada gilirannya akan memberikan sumbangan pada ekonomi Indonesia,” demikian Khairul Munadi.

Dari sisi akademik, penyesuaian kurikulum menjadi hal yang tidak bisa diabaikan. Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemdiktisaintek, Beny Bandanadjaja, menegaskan pentingnya keterlibatan dunia industri dalam penyusunan standar pembelajaran.

“Harus ditetapkan standarisasi dengan mengikutsertakan pemangku kepentingan yaitu dunia industri dan dunia usaha. Outcome based-nya lulusan perguruan tinggi mampu mengerjakan detil pekerjaan yang dibutuhkan dunia industri. Tugas pendidik adalah memastikan lulusannya dapat bekerja dengan cepat. Ini menjadi IKU untuk menghasilkan lulusan dengan kebekerjaan yang tinggi,” demikian Beni Bandanadjaja.

Penguatan CDC diharapkan tidak hanya menjadi layanan karier, tetapi juga pusat pengembangan kompetensi global bagi mahasiswa dan alumni. Perguruan tinggi pun didorong membangun pusat keberkerjaan luar negeri yang terintegrasi, guna memperkuat kesiapan lulusan menghadapi pasar kerja internasional.

Melalui langkah ini, diharapkan tenaga kerja Indonesia mampu bersaing secara profesional serta mengambil peran lebih besar dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja global yang terus meningkat.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BPOM Ubah Status Whip Gas (N2O), Kini Dilarang Beredar Bebas di Masyarakat
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Atasi Antrean Haji, Kemenhaj Pikirkan Skema War Ticket
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kendala pasokan listrik jadi penyebab gangguan operasional MRT Jakarta
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
Prediksi Persita Vs Arema FC di BRI Super League: Pendekar Cisadane Cari 3 Poin, Singo Edan Datang dengan Luka
• 3 menit lalubola.com
thumb
Kunjungi Lokasi Ledakan di Waru, Bupati Sidoarjo Ingatkan Perusahaan Wajib Beri Jaminan Karyawan
• 9 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.