PYONGYANG, KOMPAS.TV - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un membuat harapan Korea Selatan untuk memperbaiki hubungan dengan negara tetangganya pupus.
Hubungan kedua negara kembali tegang setelah Korea Utara meluncurkan sejumlah rudal balistik jarak pendek ke laut, Rabu (8/4/2026).
Militer Korea Selatan mengatakan peluncuran rudal tersebut menjadi yang kedua dalam rentang waktu dua hari.
Baca Juga: Reaksi Kim Jong-Un atas Perang Iran, Eks Dubes Korut: Ia Takut tapi Optimistis
Peluncuran rudal tersebut juga terjadi hanya beberapa jam setelah seorang pejabat Korea Utara melontarkan hinaan kasar terhadap harapan Seoul untuk terciptanya hubungan yang lebih hangat.
Dikutip dari Associated Press, Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengungkapkan sejumlah rudal meluncur dari area timur pantai Korea Selatan, Wonsan, Rabu pagi.
Rudal-rudal tersebut terbang sejauh 240km ke berbagai arah menuju perairan timur Korea Utara.
Mereka mengungkapkan sebuah rudal balistik tambahan Korea Utara yang ditemukan kemudian bisa menempuh jarak lebih dari 700km di lepas pantai timur Korea Utara.
Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan, pihaknya menilai rudal tersebut jatuh di perairan di luar zona ekonomi eksklusif negara tersebut.
Militer Korea Selatan mengatakan, pihaknya tetap siaga untuk menangkis provokasi apa pun dari Korea Utara di bawah aliansi militer yang solid dengan Amerika Serikat (AS).
Penulis : Haryo Jati Editor : Deni-Muliya
Sumber : Associated Press
- kim jong-un
- korea utara
- korea selatan
- memperbaiki hubungan
- rudal balistik jarak pendek
- meluncurkan rudal




