Pemkot Jakbar gandeng KAI untuk manfaatkan lahan sebagai TPS 3R

antaranews.com
16 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) menggandeng PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk memanfaatkan lahan menjadi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di Tambora dan Tamansari.

“Dalam jangka pendek, kami akan memanfaatkan lahan milik KAI di delapan stasiun di Jakarta Barat untuk mendukung pengelolaan sampah, terutama di wilayah dengan keterbatasan lahan,” ujar Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Iin menjelaskan, kerja sama pemanfaatan lahan PT KAI difokuskan pada lahan di sekitar stasiun, sebagai tempat pengolahan sampah, khususnya pada wilayah padat penduduk yang minim ruang terbuka, seperti wilayah Tambora dan Tamansari.

“Kita sama-sama kita bisa kerja sama untuk menyelesaikan persoalan sampah di lingkungan khususnya di Kecamatan Tambora dan Tamansari yang tidak memiliki ruang cukup lahan. Sehingga kemarin KAI juga setuju dan kami akan melakukan komunikasi secara efektif,” pungkasnya.

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Barat, Ahmad Hariadi menambahkan, saat ini pihaknya masih menunggu proses administrasi berupa pengajuan resmi dari pengguna lahan.

"Kami minta surat permohonan dari user (pengguna) dalam hal ini Sudin LH. Nanti melalui Bu Wali Kita akan didorong menjadi TPS 3R. Dan, nanti kita akan bersinergi dengan KAI," kata Hariadi.

Hariadi mengatakan, keterlibatan PT KAI dinilai penting dalam pengolahan sampah, termasuk dalam penyediaan teknologi terkait. Langkah ini juga dilakukan untuk mendorong pengelolaan sampah mandiri oleh pihak PT KAI.

“Di TPS 3R nanti, kami harapkan KAI juga hadir dan memberikan dukungan teknologi, karena mereka juga memiliki kewajiban untuk mengelola sampah secara mandiri,” kata Hariadi.

Untuk membangun TPS 3R, lanjut Hariadi, dibutuhkan lahan minimal mencapai 1.000 meter persegi. Tapi, jika tersedia lahan sekitar 500 meter persegi, pembangunan TPS 3R juga bisa dijalankan.

"Rencananya, ada dua lahan milik PT KAI di Mangga Besar dan Jembatan Lima. Kemungkinan luasnya minimalkan 1.000 meter, tetapi kali seandainya ada 500, kita tetap jalan juga," tuturnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) menggenjot kesadaran pemilahan sampah masyarakat untuk mengejar target residu turun dari 70 persen jadi 30 persen.

"Jadi kalau kita sudah lakukan pengurangan sampah dari sumber, otomatis tadi yang saya sampaikan, kalau kita berhasil 70 persen dipilah dan dikelola, berarti hanya 30 persen yang diangkut," kata Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah kepada wartawan kegiatan workshop gerebek pilah sampah di Rusun Tambora, Rabu (8/4).

Oleh karena itu, Pemkot Jakbar menggencarkan program pilah sampah, yang menurut Iin butuh kesadaran langsung dari masyarakat.

Pihaknya terus menggencarkan sosialiasi di setiap wilayah terkait pilah sampah khususnya di lingkungan paling kecil yakni rumah tangga hingga tingkat komunitas besar seperti Rusun Tambora.

Baca juga: Jakbar bangun TPS 3R guna tingkatkan kualitas pengelolaan sampah

Baca juga: Pemkot Jakbar kurangi volume sampah melalui pemilahan dari sumber

Baca juga: Pemkot Jakbar tata tempat sampah di Rusun Angke jadi ruang hijau


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kuasa Hukum Rachel Vennya: Pihak Okin Sampaikan Penawaran soal Masalah Rumah
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Mahasiswa UK Petra Kenalkan Proses Pembuatan Dessert Lewat Workshop Matcha Tiramisu
• 16 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
PMI Siap Salurkan Bantuan Masyarakat RI untuk Iran
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prabowo Sebut Indonesia Bakal Kejutkan Dunia Tahun Depan: This Giant is Waking Up
• 18 jam laluidxchannel.com
thumb
Bank Dunia Soroti Danantara, Kunci Ekonomi Indonesia 2027
• 9 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.