JAKARTA - Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) mengungkap adanya indikasi keterlibatan pihak sipil dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Temuan ini diperoleh setelah pihaknya menganalisis puluhan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Hal itu disampaikan anggota TAUD, Afif Abdul Qoyim, dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Kamis (9/4/2026).
Afif menjelaskan, pihaknya telah menganalisis sedikitnya 34 rekaman CCTV yang berasal dari sejumlah lokasi, seperti kantor YLBHI, KontraS, Celios, serta area sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
“Jadi untuk itu kami telah melakukan analisis terhadap 34 CCTV yang ada di YLBHI, KontraS, Celios dan juga di sekitaran TKP. Nah di bukti-bukti itu kami menemukan setidaknya belasan pelaku yang diindikasikan berada di lapangan,” ujar Afif.
Menurutnya, dari hasil analisis tersebut terlihat adanya keterkaitan antar pelaku di lapangan.




