Penulis: Mukhriandi
TVRINews, Jambi
Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo mencatat sebanyak 62 kasus suspek campak hingga awal April 2026. Dari jumlah tersebut, tiga pasien telah terkonfirmasi positif setelah melalui pemeriksaan laboratorium.
Kasus campak ini ditemukan di sejumlah wilayah di Kabupaten Bungo dan saat ini masih dalam pemantauan intensif oleh petugas kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo, Safaruddin Matondang, mengatakan pasien yang terkonfirmasi positif telah mendapatkan penanganan medis dan menjalani isolasi sesuai prosedur.
“Pasien yang terkonfirmasi positif sudah ditangani secara medis dan dilakukan isolasi. Kami juga terus memantau perkembangan kasus suspek lainnya,” ujar Safaruddin.
Sebagian besar pasien menunjukkan gejala umum campak, seperti demam tinggi, munculnya ruam pada kulit, serta disertai batuk dan pilek. Penyakit ini dapat menyerang berbagai kelompok usia, baik anak-anak maupun orang dewasa.
Untuk mencegah penyebaran lebih luas, Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo telah melakukan sejumlah langkah antisipasi, di antaranya penyelidikan epidemiologi, pelacakan kontak erat, serta pemberian imunisasi kepada masyarakat yang berisiko.
Dinkes juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga kebersihan, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala campak.
Editor: Redaksi TVRINews





