Siapa Bos Rokok HS Muhammad Suryo? Hadiahi Veda Ega Pratama Honda Brio, Kini Tersandung Dugaan Korupsi Bea Cukai

harianfajar
19 jam lalu
Cover Berita

HARIAN FAJAR, FAJAR – Muhammad Suryo, bos rokok HS mendadak viral. Dia pernah memberikan hadiah mobil Honda Brio kepada pebalap moto3 Indonesia Veda Ega Pratama. Mobil tersebut diantar langsung ke kediaman Veda di Gunungkidul. Namanya kembali jadi sorotan karena tengah tersandung kasus dugaan korupsi Bea Cukai.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memanggilnya sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Siapa Muhammad Suryo?

Kasus ini memicu perhatian luas karena Suryo dikenal sebagai pengusaha yang berhasil membangun kerajaan bisnis dari nol. Saat ini Suryo memiliki berbagai usaha strategis di sektor konstruksi, pertambangan, energi, properti, manufaktur, dan penerbangan kargo.

Pria kelahiran Lampung pada 27 Maret 1984 ini mengawali karier bisnisnya dengan usaha air isi ulang di Bengkulu, tempat ia sempat tinggal bersama keluarganya. Setelah menempuh pendidikan sarjana di Yogyakarta, ia memperluas jaringan bisnisnya ke bidang konstruksi yang menjadi pintu masuk ke sektor lain seperti minyak dan gas, properti, serta logistik.

Surya Group Holding Company resmi berdiri pada 2016 di Yogyakarta dan kini menjadi induk dari berbagai usaha yang tersebar di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Grup ini terlibat dalam proyek infrastruktur, penambangan pasir dan material konstruksi di kawasan Gunung Merapi, serta manufaktur rokok HS yang mulai beroperasi pada 2024 di Magelang.

Produksi Rokok HS dan Peranannya dalam Bisnis Grup

Produksi rokok HS melibatkan puluhan buruh linting pada tahap awal dan terus berkembang seiring ekspansi usaha. Produk ini kini mulai dikenal luas di pasaran, menambah portofolio bisnis Muhammad Suryo yang semakin beragam.

KPK masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap dugaan korupsi di lingkungan bea cukai yang melibatkan berbagai pihak, termasuk Muhammad Suryo. Publik menantikan perkembangan kasus ini yang berpotensi berdampak pada reputasi Surya Group dan bisnis rokok HS.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kondisi Terkini usai Gempa M 4,6 di Flotim NTT, 146 Rumah Rusak 20 Warga Luka-Luka
• 8 jam lalurctiplus.com
thumb
Datangi Polda Metro Jaya, Pandji Gali Keresahan Pelapor
• 7 jam lalukompas.id
thumb
Kejuaraan Asia: Ketat di Gim 2, Fajar/Fikri Tekuk Wakil China
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Dean James Lolos dari Sanksi KNVB, Kontroversi ‘Passportgate’ Berakhir
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Dalam Waktu Empat Bulan, Polisi Ungkap 14 Kasus Obat Berbahaya di Jakarta Utara
• 8 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.