PKL di Trotoar Jalan Raya Bogor Ditertibkan, Dinilai Picu Kemacetan

kompas.com
13 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Timur menertibkan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di trotoar Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (9/4/2026).

Penertiban dilakukan karena keberadaan lapak dinilai memicu kemacetan dan mengganggu pejalan kaki. Namun, operasi tersebut sempat diwarnai ketegangan ketika seorang pedagang emosi saat gerobaknya hendak diangkut petugas.

"Bukan berarti saudara-saudara saya tidak boleh berdagang yang ada di tempat sini, tapi silakan mengatur dagangannya tidak mengganggu para pejalan kaki dan para pengendara lalu lintas," ungkap Kepala Satpol PP Jakarta Timur, Muhammadong saat ditemui di Jalan Raya Bogor, Kamis.

Baca juga: Tak Kapok Berkali-kali Ditertibkan Satpol PP, PKL: Saya Mau Dagang Buat Makan!

Ia menjelaskan, penertiban kali ini dilakukan di dua kecamatan, yakni Kramat Jati dan Ciracas. Menurut dia, sebelum penertiban dilakukan, SAtpol PP telah berulang kali memberikan imbauan kepada para pedagang.

"Kalau sebelum ada imbauan itu selalu ada imbauan dan ini bukan kali pertama yang dilaksanakan penertiban. Selalu tiap teman-teman ya, para Kasatpol kecamatan itu tiap minggu ada namanya Rabu Tertib," tutur Muhammadong.

Muhammadong memastikan, selain melakukan penertiban, Satpol PP juga akan terus memantau titik-titik yang berpotensi digunakan PKL untuk berjualan di trotoar.

"Pelaksanaan penertiban ini tidak ada yang dikhususkan, tidak ada yang dikecualikan. Semuanya harus ditertibkan yang khususnya memakan badan trotoar," jelas Muhammadong.

Sebelumnya, penertiban pedagang kaki lima (PKL) di trotoar Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, Jakarta Timur, diwarnai ketegangan pada Kamis sore.

Seorang pedagang sempat emosi ketika gerobaknya hendak diangkut petugas. Ia bahkan nekat menaikkan anaknya yang masih balita ke atas truk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sambil meminta ikut diangkut bersama gerobaknya.

Baca juga: Penertiban PKL di Jalan Raya Bogor Ricuh, Pedagang Acungkan Pisau ke Petugas

"Bawa saja sekalian anak saya nih," ucap salah seorang pedagang tersebut, Kamis.

Pedagang tidak terima gerobaknya diangkut dan meminta petugas menurunkan tempat berdagangnya dari truk.

Petugas Satpol PP berupaya menenangkan pedagang tersebut dan segera menurunkan anaknya dari truk. Namun, pedagang itu kembali menunjukkan kemarahan dengan mengambil pisau dan mengacungkannya kepada petugas.

Ketika pedagang tersebut mengambil pisau dan mengacungkannya kepada petugas, istrinya langsung berusaha menenangkan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ia menarik suaminya ke belakang, menjauhi petugas Satpol PP. Aksi pedagang itu pun sempat dicegah oleh sang istri yang terus mencoba meredakan emosi suaminya.

"Ayah jangan ayah, sudah ayah," teriak sang istri.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mati Listrik Jakarta Hari Ini: Warga Keluhkan Gangguan hingga MRT Terdampak
• 9 jam lalumedcom.id
thumb
Longsor Tutup Jalur Cadas Pangeran, Lalin Dialihkan ke Tol Cisumdawu
• 19 jam lalutvrinews.com
thumb
Gubernur Kalbar Perkuat Kerja Sama dengan The Asia Foundation untuk Dorong IPM dan Tata Kelola Lingkungan
• 8 jam lalupantau.com
thumb
Dean Zandbergen Gacor di Liga Belanda: 11 Gol dalam 14 Laga, PSSI Siapkan Naturalisasi untuk Perkuat Timnas Indonesia
• 2 jam laluharianfajar
thumb
Begini Respons Istana Soal Usulan Pembentukan TGPF Kasus Andrie Yunus
• 22 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.