Longsor Tutup Jalur Cadas Pangeran, Lalin Dialihkan ke Tol Cisumdawu

tvrinews.com
15 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Aang Nugraha

TVRINews, Sumedang 

Jalur utama Cadas Pangeran di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, lumpuh total setelah tertimbun material longsor pada Rabu, 8 April 2026 sore. Akibatnya, arus lalu lintas dari arah Bandung menuju Cirebon maupun sebaliknya terputus dan dialihkan ke jalur alternatif.

Peristiwa ini terjadi di kawasan Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan, usai hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah tersebut. Material longsor berupa tanah dan pepohonan besar menutup badan jalan di dua titik berbeda.

Wakapolres Sumedang, Kompol Sungkowo, menyatakan bahwa seluruh kendaraan roda empat untuk sementara tidak diperbolehkan melintas demi keamanan.

"Untuk sementara, arus lalulintas yang akan mengarah ke Cadas Pangeran maupun dari Sumedang menuju Bandung maupun sebaliknya, kita alihkan sementara untuk melewati Jalan Tol," kata Sungkowo.

Berbeda dengan kendaraan roda empat, para pengendara roda dua diarahkan untuk melintasi jalur atas Cadas Pangeran guna menghindari titik longsoran.

Petugas gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Tagana, Damkar, hingga kementerian terkait telah disiagakan di lokasi untuk melakukan evakuasi.

Sungkowo menambahkan, pihaknya segera menurunkan alat berat berupa ekskavator untuk mempercepat proses pembersihan material tanah dan pepohonan agar jalur utama tersebut dapat segera dibuka kembali.

"Pokoknya kita all out ya, untuk penanganan alat berat maupun kekuatan yang kita punya untuk penanganan, dan kita akan mengadakan koordinasi secara keseluruhan. Apabila ada penanganan atau memang dibutuhkan alat-alat yang lebih optimal di tingkat provinsi, akan kami laporkan," tuturnya.

Wakapolres memastikan, kondisi sejumlah pengguna jalan yang terjebak di tengah-tengah dua titik longsoran, dipastikan aman dan diimbau menjauhi titik longsor.

"Kami tempatkan personel untuk memantau di ketinggian. Apabila ada pergerakan tanah lagi, kami akan langsung menyelamatkan personel pengamanan dan tim evakuasi di wilayah longsor. Keselamatan jiwa tetap menjadi prioritas utama," pungkas Sungkowo.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Puluhan PKL berhenti berjualan saat penertiban di Jalan Raya Bogor
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Tanpa Dana APBN dan APBD, Proyek Pelabuhan Tanjung Carat Pakai Creative Financing
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Viral Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Ibu Ungkap Dugaan Kelalaian
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Fakta Pengadaan 21.800 Motor Listrik untuk Kepala SPPG Seharga Rp 42 Juta, BGN Buka Suara
• 15 jam lalunarasi.tv
thumb
Iran Sebut AS Langgar Gencatan Senjata, Protes Serangan Israel di Lebanon
• 19 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.