Menjajal Bus Listrik KaBogor, Penumpang Usulkan Kursi Prioritas dan Halte yang Lebih Layak

kompas.com
12 jam lalu
Cover Berita

BOGOR, KOMPAS.com — Pemerintah Kabupaten Bogor mulai mengoperasikan layanan bus listrik rute Stasiun Bojonggede–Sentul City sebagai upaya menyediakan transportasi ramah lingkungan.

Layanan bertajuk Bus KaBogor ini masih dalam tahap uji coba gratis selama tiga bulan, dengan waktu tempuh sekitar satu jam dan melayani puluhan titik pemberhentian di sepanjang rute.

Layanan transportasi ramah lingkungan ini diluncurkan oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Minggu (5/4/2026).

Beberapa hari setelah peluncuran, tepatnya pada Rabu (8/4/2026), Kompas.com berkesempatan mencoba langsung layanan tersebut.

Keberangkatan Bus KaBogor dari Terminal Bojonggede akan melayani sekitar 25 titik pemberhentian di sepanjang rute menuju Sentul. Sejumlah halte yang dilalui antara lain bus stop Kecamatan Bojonggede, Taman Bojong 1, Bambu Kuning 1 hingga kawasan Sentul.

Sebaliknya, pada rute Sentul menuju Bojonggede, bus akan melayani penumpang di 22 titik pemberhentian, di antaranya Halte Bellanova Sentul, SICC, Babakan Madang, Pakansari hingga Kecamatan Bojonggede sebelum kembali ke terminal.

Baca juga: Momen Prabowo Jajal Bus Listrik Transjakarta Sebelum Resmikan Pabrik di Magelang

Perjalanan 55 menit 

Pagi itu, suasana Terminal Bojonggede relatif lengang. Jarum jam menunjukkan pukul 08.55 WIB saat kami tiba di lokasi. Tidak lama, kami menunggu sekitar 10 menit sebelum bus diberangkatkan.

Dari luar, bus tampak mencolok dengan desain modern bernuansa biru-putih. Tulisan “100% Electric Bus” tertera di bodinya, menegaskan identitasnya sebagai kendaraan ramah lingkungan.

Pukul 09.05 WIB, bus listrik KaBogor mulai bergerak perlahan meninggalkan terminal, membawa sekitar 22 penumpang menuju arah Sentul.

Seperti bus listrik pada umumnya, hawa sejuk terasa saat memasuki bus. Kursi berwarna biru tersusun menghadap ke depan dan belakang, dengan total 18 kursi penumpang.

Selain itu, tersedia sekitar 10 handle grip bagi penumpang berdiri. Pencahayaan kabin yang terang menambah kesan nyaman sejak awal perjalanan.

Perjalanan pagi itu terbilang lancar mengingat Kompas.com berangkat di luar rush hour atau jam sibuk. Namun, laju bus sempat melambat saat melintasi kawasan Pasar Bojonggede.

Kepadatan pedagang kaki lima dan kendaraan yang parkir di pinggir jalan membuat perjalanan tersendat.

Kondisi serupa biasanya terjadi di perlintasan kereta Gaperi. Namun kali ini, bus dapat melintas tanpa hambatan karena tidak ada kereta yang melintas.

“Tergantung kondisi lalu lintas, 10 menit biasanya (tertahan) di sini,” ujar sang sopir.

Tak lama kemudian, suara otomatis terdengar dari pengeras suara, memberi informasi kepada penumpang.

Baca juga: Viral Bus Listrik Metrotrans Potong Jalan dan Terobos Lampu Merah di Gandaria

“Bus Stop Kecamatan Bojonggede 1 bagi penumpang yang turun di pemberhentian ini harap perhatikan langkah dan bawaan Anda ketika turun dari bis. Terimakasih dan sampai jumpa pada perjalanan berikutnya," jelas seruannya.

Pengumuman serupa kembali terdengar menjelang halte berikutnya.

“Pemberhentian selanjutnya bus stop Taman Bojong 1. Harap mempersiapkan diri jika anda hendak turun di pemberhentian ini,"

Sepanjang perjalanan, jarak antar pemberhentian terbilang dekat. Bus hanya membutuhkan waktu sekitar satu hingga tiga menit untuk mencapai halte berikutnya.

Di setiap titik, rata-rata dua hingga tiga penumpang naik. Sementara percakapan antar penumpang membuat suasana di dalam bus terasa hidup.

Di salah satu momen, seorang penumpang berdiskusi dengan petugas di dalam bus.

“Tambahin kursi prioritas mas, seperti di BisKita atau TransJakarta,” ujar penumpang tersebut.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Petugas merespons dengan terbuka.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polri dan Kemenhaj Bentuk Satgas Haji Cegah Penipuan dan Praktik Ilegal
• 3 jam laluokezone.com
thumb
Lebaran 2026: Garuda Indonesia Group Capai 1,1 Juta Penumpang
• 20 jam lalutvrinews.com
thumb
Stres Berat? Cobalah Terapi Laut, Terbukti Ampuh Secara Ilmiah!
• 22 jam laluharianfajar
thumb
APJATEL Tetap Gelar Jaringan Fiber Optik Meski Biaya Naik Akibat Konflik
• 5 jam lalurepublika.co.id
thumb
Menhub Perkuat Penerbangan Domestik Hadapi Penutupan Ruang Udara
• 4 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.