Tak Ada Ampun! Pramono Bakal Pecat PPSU yang Berani Manipulasi Aduan JAKI Pakai AI

disway.id
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tidak segan memecat petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang memanipulasi bukti penyelesaian aduan warga melalui JAKI.

Adapun kasus manipulasi penyelesaian aduan warga melalui JAKI sebelumnya diviralkan oleh akun media sosial (medsos) Threads @seinsh. 

BACA JUGA:Dokter Spesialis Anak Ungkap Bahaya Tersembunyi Timbal, Orangtua Wajib Waspada

Dalam unggahannya, @seinsh memaparkan temuannya terkait dugaan penggunaan foto rekayasa AI sebagai bukti penyelesasian laporan parkir liar di kawasan Pasar Rebo via aplikasi JAKI.

Foto rekayasa AI tersebut diduga diunggah ke aplikasi JAKI oleh personel PPSU Kelurahan Kalisari.

Pramono menegaskan, ke depan tidak ada toleransi bagi personel PPSU yang terbukti memanipulasi bukti penyelesaian aduan warga.

"Saya akan menyampaikan dan memberikan memperingatkan kepada siapa pun yang akan melakukan itu sekali lagi, kami tidak akan memberikan maaf. Jadi langsung kami berhentikan," tegas Pramono di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat pada Kamis, 9 April 2026.

BACA JUGA:1 dari 7 Anak Indonesia Terpapar Timbal, Arsitek Ingatkan Pilih Material Bangunan yang Aman

Dalam waktu dekat, Pramono pun akan mengumpulkan personel PPSU untuk membahas persoalan tersebut.

"Minggu depan saya akan meminta untuk semua PPSU dan yang berkaitan dengan JAKI kita mengadakan Town Hall," pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta, Budi Awaluddin mengatakan, pihaknya tengah memperkuat sistem pada aplikasi JAKI.

Nantinya sistem JAKI akan dilengkapi dengan mekanisme dokumentasi berbasis pengambilan gambar secara langsung di lapangan.

BACA JUGA:Gawat! Rupiah Anjlok Rp17.105, Klaim Asuransi Kendaraan dan Kesehatan Makin Berat

Sehingga setiap bukti tindak lanjut laporan diambil secara real time dan memiliki tingkat validitas yang lebih tinggi.

Pengembangan sistem juga akan diarahkan pada kemampuan mendeteksi potensi penggunaan AI maupun bentuk rekayasa digital lainnya.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ledakan Gas di Bogor, Kantin Lapangan Padel Porak Poranda
• 5 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pemerintah Perkuat Perbatasan Laut untuk Kesejahteraan Masyarakat Pesisir
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Emas Antam Turun Rp50.000, Harga 1 Gram Dibandrol Rp2,85 Juta
• 19 jam lalutvrinews.com
thumb
Terbukti Terima Suap dari Pihak Sungai Budi Grup, Dirut Inhutani V Dihukum 4 Tahun Penjara
• 12 jam lalujpnn.com
thumb
PMI Terbuka dan Siap Salurkan Bantuan Masyarakat Indonesia untuk Iran
• 18 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.