Dipenuhi Ranjau Laut, Iran Tetapkan Rute Alternatif Kapal Lintasi Selat Hormuz

viva.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Kamis, 9 April 2026, menyatakan telah menetapkan rute maritim alternatif di Selat Hormuz dengan alasan risiko ranjau laut di tengah ketegangan dengan Amerika Serikat.

Angkatan Laut (AL) IRGC memperingatkan adanya "situasi perang" di Teluk dan Selat Hormuz serta kemungkinan keberadaan ranjau laut di jalur utama, menurut laporan Mehr News Agency yang melampirkan peta rute tersebut.

Baca Juga :
Iran Ancam Akhiri Gencatan Senjata AS Jika Israel Terus Menyerang Lebanon
Otoritas Forensik Iran: Lebih dari 3.000 Orang Tewas dalam Serangan AS-Israel Sejak 28 Februari

Semua kapal yang melintasi jalur strategis itu harus mengikuti rute alternatif "hingga pemberitahuan lebih lanjut" dan berkoordinasi dengan AL IRGC guna memastikan keselamatan pelayaran dan menghindari potensi ranjau laut.

"Mengingat kondisi perang di Teluk dan Selat Hormuz serta potensi ranjau laut di jalur utama, semua kapal harus mematuhi rute navigasi alternatif," kata AL IRGC dalam pernyataannya.

Untuk lalu lintas masuk, kapal diarahkan berlayar ke utara dari Teluk Oman, melewati Pulau Larak, dan melanjutkan perjalanan menuju Teluk.

Untuk lalu lintas keluar, kapal berangkat dari Teluk, melewati selatan Pulau Larak, dan menuju Teluk Oman.

Situasi di Selat Hormuz masih belum stabil di tengah penutupan total oleh Iran dan pembukaan bersyarat setelah pengumuman gencatan senjata sementara dengan Amerika Serikat.

Sumber di pemerintah Pakistan mengatakan bahwa delegasi AS dan Iran akan mengadakan pembicaraan "langsung" di Islamabad untuk mencapai "gencatan senjata permanen" guna mengakhiri perang yang telah berlangsung sejak 28 Februari.

Negosiasi yang dijadwalkan dimulai Sabtu itu kemungkinan berlangsung lebih dari satu hari, kata sumber tersebut.

Baca Juga :
Serangan Israel ke Lebanon Tewaskan Penasihat Pemimpin Hizbullah, Naim Qadsem
Wapres JD Vance Pimpin Delegasi AS untuk Negosiasi dengan Iran di Pakistan
Krisis Energi Global Belum Usai, 10 Persen Pasokan Minyak Dunia Masih Hilang

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Resmikan Pabrik di Magelang, Prabowo Targetkan Produksi Massal Sedan Listrik pada 2028
• 14 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
Bertaruh Nyawa! Prajurit Elite TNI AU Selamatkan Rekannya dari Pembantaian saat Operasi Tempur
• 5 jam laluokezone.com
thumb
Trending: Warga Jabar Serbu Akun Samsat, Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Sopir Angkot, KDM Mendadak Minta Maaf
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Perempuan Bisa Berkarya dari Mana Saja, Ekonomi Kreatif Jadi Motor Inklusif
• 15 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Prabowo Puji Elang Muda TNI AU dari Pesawat Kepresidenan: Rakyat Bangga pada Kalian!
• 4 jam lalumatamata.com
Berhasil disimpan.