Prancis Kecam Serangan Israel di Lebanon, Desak Perundingan Segera Dimulai

wartaekonomi.co.id
9 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot mengecam keras serangan Israel terhadap Lebanon yang dinilai tidak dapat ditoleransi.

Dalam wawancara dengan France Inter pada Kamis (9/4), Barrot menyatakan serangan besar-besaran tersebut memperburuk situasi karena merusak gencatan senjata sementara antara Amerika Serikat dan Iran.

Ia memperingatkan bahwa eskalasi konflik berpotensi memicu perang yang lebih luas serta mendorong sikap yang semakin keras dari berbagai pihak. Barrot menekankan pentingnya segera memulai perundingan untuk meredakan ketegangan.

Selain itu, Prancis menyerukan pembukaan kembali Selat Hormuz dan menegaskan bahwa kebebasan pelayaran di perairan internasional harus dijaga tanpa hambatan, termasuk menolak rencana pungutan terhadap kapal yang melintas di jalur tersebut.

Berdasarkan data Pertahanan Sipil Lebanon, serangan udara Israel pada Rabu (8/4) menewaskan sedikitnya 254 orang dan melukai 1.165 lainnya. Sejumlah kawasan padat penduduk di Beirut dilaporkan menjadi area yang paling terdampak.

Sebelumnya, Presiden Prancis Emmanuel Macron juga mengecam serangan tersebut dan menegaskan bahwa Lebanon harus masuk dalam cakupan gencatan senjata di kawasan Timur Tengah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dirut PLN Darmawan Prasodjo Raih Penghargaan Green Leadership, PLN Borong 11 PROPER Emas KLH 2025
• 19 jam lalurealita.co
thumb
PBNU Dukung Larangan Vape Jika Terbukti Jadi Sarana Peredaran Narkoba
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
Sinopsis Perfect Crown: Drama Korea Monarki Terbaru April 2026
• 9 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Bukan Cuma Hakim Danish, Brian Uriarte Siap Jadi “Mimpi Buruk” Veda Ega Pratama di Moto3 Spanyol
• 23 jam laluharianfajar
thumb
PM Australia Minta Lebanon Dimasukkan dalam Kesepakatan Gencatan Senjata
• 18 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.