Penulis: Firman Gopir
TVRINews, Bangka
Angin puting beliung kembali melanda Kabupaten Bangka, kali ini menerjang Desa Banyuasin, Kecamatan Riau Silip, dan merusak 72 rumah warga. Peristiwa terjadi saat hujan gerimis mengguyur wilayah tersebut. Angin kencang datang tiba-tiba dan menghantam permukiman, merusak atap dan loteng rumah.
Selain rumah, beberapa fasilitas umum juga terdampak, termasuk kubah masjid, tempat penggilingan padi, dan atap SD Negeri 18. Meski kerusakan cukup luas, tidak ada korban jiwa.
Kerugian material akibat bencana diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama instansi terkait langsung turun ke lokasi untuk pendataan dan menyalurkan bantuan awal berupa terpal kepada warga terdampak.
BPBD terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan penanganan lanjutan, termasuk pemenuhan kebutuhan logistik bagi warga. Petugas juga membantu membersihkan sisa material bangunan yang rusak.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama warga pesisir. Angin kencang disertai hujan diperkirakan masih berpotensi terjadi dalam beberapa waktu ke depan.
Peristiwa ini menjadi kejadian kedua dalam dua pekan terakhir di Kabupaten Bangka. Sebelumnya, pada 29 Maret 2026, angin kencang juga merusak puluhan rumah di Kecamatan Mendo Barat.
“Bagi para korban terdampak, kami berharap tetap tegar. Kami juga berupaya hadir dan memberikan bantuan sesuai kemampuan. Ke depan, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kondisi cuaca,” jelas Heryadi, Kepala BPBD Kabupaten Bangka, Kamis, 9 April 2026.
Editor: Redaksi TVRINews





