Desakan Bentuk TGPF Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Begini Respon Istana

rctiplus.com
7 jam lalu
Cover Berita
Desakan Bentuk TGPF Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Begini Respon IstanaNasional | okezone | Jum'at, 10 April 2026 - 01:00

JAKARTA - Istana melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi merespon desakan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Independen untuk mengawal kasus penyiraman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus.

Prasetyo mengatakan, pemerintah akan melakukan koordinasi dan mengkaji terlebih dahulu usulan tersebut. “Nanti kami koordinasikan dulu ya,” katanya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip Kamis (9/5/2026).

Namun dia juga memastikan, bahwa proses yang berjalan dalam menindaklanjuti kasus penyiraman air keras sudah dilakukan secara cepat dan transparan.

 “Kan sekarang prosesnya juga sudah berjalan ya, dengan cepat, transparan. Bahwa ada pemikiran atau ada usulan, nanti kita coba kaji kan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, meminta Komisi III DPR RI mengambil langkah politik yang lebih konkret dalam mengawal kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Salah satu desakan utamanya adalah mendorong Presiden untuk segera membentuk TGPF Independen.

Baca Juga:Jadwal Salat dan Imsakiyah Kota Makassar Hari Ini, 20 Ramadan 1447 H

Hal itu disampaikan Dimas dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi III di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (31/3/2026).

 

Dimas menekankan, pentingnya transparansi alat bukti. Ia meminta para anggota dewan untuk menekan Polda Metro Jaya terkait sejauh mana perkembangan penyidikan yang telah dilakukan sejak hari pertama kejadian.

Selain pengawasan terhadap kepolisian, Dimas secara tegas meminta dukungan DPR agar mendesak Presiden mengeluarkan keputusan politik pembentukan TGPF. Menurutnya, ada hambatan legal formal dan politis yang membuat kasus ini sulit diurai jika hanya mengandalkan proses hukum biasa.

#nasional

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Minyak Terancam Tertekan, Prabowo Targetkan Indonesia Stop Impor BBM Lewat Program 100 GW
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
9 Fakta Bayi Baru Lahir Nyaris Dibawa Orang Tak Dikenal di RSHS Bandung, Perawat Dinonaktifkan
• 1 jam laludisway.id
thumb
Potensi Transaksi Produk Perikanan Indonesia Tembus Rp419 Miliar di Seafood Expo Boston 2026
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Komisi VIII DPR Apresiasi Kesiapan Haji 2026
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
Hasil Investigasi: TNI Gugur di Lebanon Akibat Tank Merkava Israel dan Bom Rakitan Hizbullah
• 20 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.