Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Sejauh 2,5 Km

metrotvnews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Lumajang: Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) erupsi. Gunung tersebut juga meluncurkan awan panas sejauh 2.500 meter atau 2,5 kilometer (km).

"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 17.35 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 2.500 meter di atas puncak atau 6.176 mdpl," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, dilansir dari Antara, Kamis, 9 April 2026. 

Menurut dia kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah tenggara. Erupsi itu terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi sementara ini sekitar 17 detik.
 

Baca Juga :

Gunung Semeru 4 Kali Erupsi Sejak Dini Hari

"Telah terjadi awan panas dengan jarak luncur 2.500 meter ke arah Besuk Kobokan dan erupsi masih berlangsung saat laporan dibuat," tuturnya.

Berdasarkan catatan petugas, Gunung Semeru mengalami 11 kali erupsi. Erupsi pertama terjadi pukul 00.21 WIB dengan kolom abu setinggi sekitar 900 meter di atas puncak, sedangkan erupsi ke-11 tercatat pukul 21.12 WIB dengan tinggi kolom abu yang sama.


Gunung Semeru erupsi dengan tinggi letusan mencapai 1 km di atas puncak pada Kamis, 9 April 2026. ANTARA/HO-PVMBG

Liswanto menjelaskan saat ini Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga). Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara, sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak pusat erupsi.

Di luar jarak tersebut, masyarakat dilarang melakukan aktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan. Larangan ini berlaku karena kawasan tersebut berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga sejauh 17 km dari puncak.

"Masyarakat juga tidak boleh beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar)," ungkapnya.

Masyarakat juga perlu mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama di Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Selain itu, potensi lahar juga dapat terjadi di sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Muhaimin Iskandar Ajak Alumni Universitas Terbuka Perkuat Pemberdayaan Masyarakat
• 14 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Kejagung: BPKP Masih Hitung Kerugian Keuangan Negara Korupsi Petral
• 9 jam laludetik.com
thumb
Nilai Integritas hingga Kesederhanaan dalam keluarga Try Sutrisno | ROSI
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
BPBD Evakuasi Anak Tewas Tenggelam Usai Terperosok ke Gorong-Gorong di Jakarta Barat
• 16 jam lalupantau.com
thumb
52 wasit utama pimpin Piala Dunia 2026
• 6 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.