Muhaimin Iskandar Ajak Alumni Universitas Terbuka Perkuat Pemberdayaan Masyarakat

mediaindonesia.com
12 jam lalu
Cover Berita

MENTERI Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar membuka Seminar Nasional Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKA UT) yang mengusung tema ‘Transformasi untuk Negeri: Peran Strategis dan Partisipasi Aktif Alumni UT dalam Mendukung Program Pemerintah untuk Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan’.

Dalam pidatonya, Menko Muhaimin memberikan apresiasi kepada Ikatan Alumni Universitas Terbuka dan pihak-pihak terkait yang mewujudkan forum ini sebagai ruang kolaborasi untuk memikirkan masa depan pemberdayaan masyarakat.

“Saya yakin, Alumni Universitas Terbuka sangat terbuka terhadap perubahan dan siap menjadi agen kemajuan bangsa,” ungkapnya di Syariah Hotel Lorin, Sentul, Bogor, Kamis (9/4).

Baca juga : Kemenko PM Gandeng Alumni UT, Fokus Dorong Kerja, UMKM, dan Pendidikan Warga

Pemerintah kini mengedepankan perubahan paradigma pembangunan sosial, dari pendekatan karitatif ke pemberdayaan masyarakat. Meskipun bantuan sosial tetap diperlukan, pemberdayaan menjadi kunci dalam menciptakan dampak jangka panjang.

“Pengentasan kemiskinan harus didorong dengan penciptaan lapangan kerja dan peluang usaha yang luas bagi masyarakat,” tegas Menko Muhaimin.

Alumni Universitas Terbuka yang mencapai 2,3 juta orang menjadi potensi besar, dengan tersebarnya mereka di berbagai sektor dan wilayah Indonesia. Potensi ini sangat kuat untuk mendukung pemberdayaan di lapisan masyarakat bawah.

Kemenko PM mengajak seluruh alumni Universitas Terbuka untuk berperan aktif sebagai agen pemberdayaan, antara lain melalui penguatan riset berbasis kebutuhan lapangan, beasiswa bagi masyarakat kurang mampu, pendidikan lulusan Sekolah Rakyat, pengembangan UMKM alumni, serta program kesehatan preventif seperti cek kesehatan gratis.

Baca juga : Menko Muhaimin Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Kolaborasi Sosial di Bulan Ramadan

“Alumni Universitas Terbuka, mari bersama mewujudkan Indonesia yang berdaya. Pemberdayaan masyarakat adalah amanat konstitusi yang harus kita jalankan bersama,” ujar Menko Muhaimin.

Pemerintah memastikan bahwa setiap kebijakan dan anggaran negara berorientasi pada pemberdayaan masyarakat, dengan prinsip keberpihakan agar tidak ada rakyat yang tertinggal.

Sebagai bagian dari sinergi ini, Kemenko PM dan Universitas Terbuka juga melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai langkah penguatan sinergi untuk mendukung kebijakan pemberdayaan masyarakat, khususnya program-program prioritas Presiden Prabowo. (RO/Z-10)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Klaim Indonesia Tak Perlu Impor BBM Lagi dalam 3 Tahun
• 14 jam lalujpnn.com
thumb
7 Spesifikasi Unggulan Samsung Galaxy A37 5G, Berikut Prediksinya!
• 13 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Kejati DKI Geledah Sejumlah Ruangan di Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi
• 9 jam lalutvrinews.com
thumb
KLB Campak Meluas, Vaksin Dewasa Disetujui Nakes Diprioritaskan
• 8 jam laludisway.id
thumb
Timnas hoki putra bidik peringkat ketiga kualifikasi Asian Games 2026
• 2 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.