Istri dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sekaligus Ibu Negara AS, Melania Trump buka suara mengenai skandal kejahatan seksual yang menjerat Jeffrey Epstein. Melania membantah terlibat dalam skandal Epstein.
Dilansir AFP dan CNN, Jumat (10/4/2026), pernyataan Melania itu disampaikan dalam keterangan persnya dari Gedung Putih pada Kamis (9/4) waktu setempat. Momen tersebut disebut menjadi hal yang langka terjadi di Gedung Putih.
"Saya tidak pernah berteman dengan Epstein. Donald dan saya diundang ke pesta yang sama dengan Epstein dari waktu ke waktu, karena tumpang tindih dalam lingkaran sosial adalah hal biasa di Kota New York dan Palm Beach," kata Melania.
Dia menambahkan, tidak memiliki hubungan dengan Epstein atau setiap orang yang terlibat dalam jaringan Epstein.
"Agar jelas, saya tidak pernah memiliki hubungan dengan Epstein atau kaki tangannya, [Ghislaine] Maxwell," sambungnya.
Melania Trump juga menyerukan kepada Kongres AS dalam menyediakan forum bagi para korban Epstein untuk bersaksi di Capitol Hill.
"Saya menyerukan kepada Kongres untuk menyediakan sidang publik bagi para perempuan yang telah menjadi korban Epstein, yang secara khusus berpusat pada para penyintas, memberi para korban ini kesempatan untuk bersaksi di bawah sumpah di hadapan Kongres dengan kekuatan kesaksian yang disumpah," katanya.
"Setiap perempuan harus memiliki kesempatan untuk menceritakan kisahnya di depan umum, jika ia menginginkannya, dan kemudian kesaksiannya harus dimasukkan secara permanen ke dalam catatan Kongres," sambung Melania.
Dalam keterangannya, Melania juga membantah tudingan ia pernah berkunjung ke pulau pribadi Epstein.
"Saya tidak pernah mengetahui pelecehan Epstein terhadap para korbannya. Saya tidak pernah terlibat dalam kapasitas apa pun. Saya bukan peserta. Tidak pernah berada di pesawat Epstein, dan tidak pernah mengunjungi pulau pribadinya," kata Melania Trump.
(ygs/ygs)





