Perempuan Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Festival Kebaya Sunda Dilaksanakan pada Mei 2026

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

 

tvOnenews.com - Perempuan Jawa Barat bersiap menyambut agenda budaya yang akan menjadi sorotan pada tahun 2026. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengumumkan rencana pelaksanaan Festival Kebaya Sunda yang dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026.

Agenda yang diumumkan Dedi Mulyadi ini bukan sekadar perayaan budaya, tetapi juga bagian dari upaya besar pelestarian identitas perempuan Sunda di tengah modernisasi yang terus berkembang.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, aktif mendorong agar Kebaya Sunda ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) nasional oleh Kementerian Kebudayaan RI. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga agar identitas budaya Jawa Barat tetap hidup di tengah masyarakat modern.


Dedi Mulyadi dan Perwakilan Perhimpunan Kebayaku. (Sumber: Kolase tvOnenews.com / Instagram Dedi Mulyadi)

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa pengusulan Kebaya Sunda sebagai Warisan Budaya Takbenda harus diajukan secara resmi oleh Gubernur Jawa Barat. 

Ia juga menilai bahwa kebaya bukan sekadar pakaian tradisional, melainkan simbol filosofis dan jati diri perempuan Sunda yang memiliki makna mendalam meski terlihat sederhana.

“Sore hari ini saya didatangi oleh wanita-wanita Indonesia yang tercantik di dunia, tapi di era 80-an,” ucap Dedi Mulyadi sambil tertawa dalam unggahan Instagram pada 9 April 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Dedi memperkenalkan sejumlah tamu yang hadir, di antaranya ibu mertua Raffi Ahmad yang dikenal sebagai Mamah Rieta bersama rekan-rekannya yaitu Bu Deni, Cintami, dan Mami Toko.

Dedi Mulyadi kemudian menanyakan maksud kedatangan mereka.

“Ini teh dalam rangka apa kesini atuh?” ujar Dedi Mulyadi.

Pertanyaan itu dijawab oleh perwakilan Perhimpunan Kebayaku yang membawa surat resmi terkait inisiasi pelestarian budaya.

“Dalam rangka menghantarkan surat dari ibu ketua umum perhimpunan Kebayaku untuk menginisiasi, mengharapkan inisiasi supaya Pemprov Jabar menjadikan, menetapkan kebaya Sunda menjadi warisan budaya tak benda,” ucap Bu Deni.

Perhimpunan Kebayaku sendiri merupakan gabungan perempuan Indonesia pecinta kebaya dari berbagai kalangan, lintas usia, dan profesi yang konsisten memperjuangkan eksistensi kebaya sebagai bagian dari budaya nasional.

Menanggapi hal tersebut, Dedi Mulyadi menyatakan dukungannya terhadap usulan tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemko Padang All Out Dukung Modernisasi RSUP M. Djamil
• 14 jam lalurealita.co
thumb
[FULL] Peran Bawas MA Jaga Integritas Peradilan, Upaya Pengawasan Aparatur Mahkamah Agung | MA NEWS
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
DPRD Surabaya Akan Gelar Hearing Terkait Eksekusi Putusan Rp 104 Miliar antara Pemkot dan PT Unicomindo
• 10 jam lalurealita.co
thumb
Koordinator Kontras dan TAUD Datangi Mabes Polri untuk Melaporkan Kasus Penyiraman Air Keras
• 12 jam lalurealita.co
thumb
Foto: Kehidupan Santai Si Kucing Gembul di Kawasan Stasiun MRT Dukuh Atas
• 12 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.