Ambisi PSM Makassar Kalahkan PSIM Yogyakarta: Panggung Pembuktian dan Tekad Gala Pagamo Bawa Pasukan Ramang Menang!

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, YOGYAKARTA — Di tengah tekanan klasemen dan ekspektasi yang belum sepenuhnya terpenuhi, laga pekan ke-27 Super League Indonesia antara PSIM Yogyakarta dan PSM Makassar menghadirkan lebih dari sekadar perebutan tiga poin. Ini adalah panggung pembuktian—terutama bagi para pemain muda yang mulai diberi ruang untuk menentukan arah permainan tim.

Di satu sisi, tuan rumah PSIM datang dengan misi menebus kegagalan di laga sebelumnya. Kekalahan dari Dewa United masih menyisakan luka, dan pertandingan ini menjadi kesempatan untuk mengembalikan kepercayaan diri. Di tengah upaya tersebut, nama Savio Sheva mencuat sebagai salah satu motor permainan.

Pemain berusia 24 tahun itu bukan hanya sekadar pelapis. Dalam beberapa pertandingan terakhir, ia mulai dipercaya sebagai starter oleh Jean-Paul van Gastel. Kepercayaan itu tidak datang tanpa alasan. Mobilitasnya di lini tengah, kemampuannya membantu serangan sekaligus bertahan, menjadikannya sosok penting dalam menjaga keseimbangan tim.

Lebih dari itu, Sheva menunjukkan mentalitas yang jarang dimiliki pemain seusianya. Ia tidak mempermasalahkan peran—starter atau cadangan—selama bisa memberi kontribusi maksimal. Bahkan, di luar sesi latihan tim, ia menambah porsi latihan sendiri demi meningkatkan performa. Sebuah indikasi bahwa laga ini ia pandang sebagai momen penting, bukan sekadar pertandingan rutin.

Namun, cerita tidak hanya milik PSIM.

Di kubu lawan, PSM Makassar datang dengan semangat yang berbeda: kebutuhan untuk bangkit. Posisi di klasemen memaksa mereka untuk tidak lagi kehilangan poin. Dalam situasi seperti ini, terkadang bukan pemain senior yang menjadi pembeda, melainkan energi segar dari pemain muda.

Di sinilah nama Gala Pagamo mulai mendapat sorotan.

Berusia baru 19 tahun, Gala mungkin belum memiliki banyak pengalaman di level tertinggi. Ia bahkan belum sekalipun tampil sebagai starter hingga pekan ke-26. Namun, justru dari keterbatasan itulah muncul rasa lapar—keinginan untuk membuktikan diri.

Dalam laga sebelumnya melawan Persis Solo, ia sempat menunjukkan potensi dengan satu tembakan tepat sasaran. Bagi sebagian pemain, statistik itu mungkin biasa saja. Namun bagi pemain muda yang masih mencari pijakan, itu adalah sinyal bahwa ia mampu memberi dampak.

Lebih penting lagi, pernyataannya menjelang laga mencerminkan kesiapan mental. Ia berbicara tentang persiapan teknis, pemahaman taktik, hingga tekad menjalankan instruksi pelatih Ahmad Amiruddin dengan maksimal. Tidak ada nada ragu—yang ada hanya keyakinan bahwa ia dan timnya bisa mencuri poin di kandang lawan.

Pertemuan dua pemain muda ini—Sheva dan Gala—menjadi salah satu subplot menarik dalam pertandingan. Keduanya datang dari latar berbeda, dengan peran dan tekanan yang berbeda pula. Sheva membawa ekspektasi sebagai pemain yang mulai matang, sementara Gala membawa harapan sebagai talenta yang sedang tumbuh.

Namun pada akhirnya, sepak bola tidak hanya ditentukan oleh individu.

PSIM akan tetap mengandalkan kekuatan kolektif dan dukungan suporter yang memenuhi stadion. Sementara PSM harus mengandalkan disiplin, efektivitas, dan mungkin sedikit keberanian untuk keluar dari tekanan.

Dalam pertandingan seperti ini, satu momen kecil bisa menjadi penentu. Sebuah intersep, umpan kunci, atau bahkan keberanian seorang pemain muda mengambil keputusan di detik krusial.

Dan mungkin, justru dari kaki pemain seperti Gala Pagamo atau Savio Sheva, cerita besar itu akan lahir.

Karena di balik ambisi tim besar, selalu ada ruang bagi nama-nama baru untuk mencuri panggung—dan menjadikannya milik mereka sendiri.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KOLOM ANDI SURUJI: Menakar Prospek Gencatan Senjata AmIs-Iran
• 21 jam lalucelebesmedia.id
thumb
9 Keutamaan Mandi Wajib, Lengkap dengan Bacaan Niat
• 8 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Pramono Tegaskan IKJ Tak Dipindah, Bakal Sediakan Ruang Ekspresi di Kota Tua
• 14 jam laludetik.com
thumb
Gibran Dorong Hakim Ad Hoc Profesional Dilibatkan di Sidang Kasus Andrie Yunus
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Kereta Api Berhenti Luar Biasa di Antara Baron-Kertosono Usai Gagalkan Percobaan Bunuh Diri
• 13 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.