Harapan Gencatan Senjata Iran Seret Pelemahan Dolar AS

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

New York: Dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB) setelah gencatan senjata sementara di Timur Tengah mendapat dorongan karena Israel dan Lebanon setuju untuk bernegosiasi, menghilangkan poin perselisihan utama bagi Iran.
 
Mengutip Investing.com, Jumat, 10 April 2026, indeks dolar AS yang melacak nilai dolar AS terhadap sekeranjang enam mata uang utama lainnya, turun 0,4 persen menjadi 98,82.
 
Dolar AS awalnya sedikit menguat karena kekhawatiran tetap ada mengenai gencatan senjata akan bertahan, yang mendorong perpindahan ke aset safe haven. Namun, perkembangan situasi di Israel dan Lebanon mendorong investor untuk beralih ke saham berisiko, membantu Wall Street berbalik naik.
  Baca juga: Dolar AS Turun Lagi, Terburuk Sejak April 2025

(Dolar AS. Foto: Freepik)
  Gencatan senjata  
AS dan Iran sepakat untuk gencatan senjata selama dua minggu pada Selasa, hanya beberapa jam sebelum tenggat waktu yang ditetapkan oleh Presiden AS Donald Trump kepada Teheran untuk mencapai kesepakatan atau menghadapi serangan terhadap infrastruktur energi dan sipil.
 
Para pedagang menyambut gembira berita tersebut, berbondong-bondong membeli saham dan mendorong indeks Dow Jones Industrial Average yang berisi saham-saham unggulan mencatatkan kenaikan harian terbaik dalam setahun. Dolar melemah karena permintaan aset aman menurun, dengan indeks dolar mengalami penurunan terburuk sejak 19 Maret.
 
Namun, skeptisisme terhadap kesepakatan itu meningkat seiring dengan berlanjutnya operasi darat Israel terhadap Hizbullah di Lebanon. Teheran semakin memperburuk prospek diplomatik dengan menuduh Washington dan Israel melakukan pelanggaran, dan menyebut kelanjutan pembicaraan perdamaian sebagai "tidak masuk akal."  
 
Namun keadaan berubah setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membuka negosiasi dengan Lebanon. Negosiasi akan fokus pada pelucutan senjata Hizbullah dan meningkatkan hubungan damai antara Israel dan Lebanon.
  Euro hingga pound sterling menguat  
Adapun, euro EUR/USD dan pound sterling GBP/USD menguat pada perdagangan Kamis, didukung oleh dolar yang lebih lemah. Euro naik 0,3 persen menjadi USD1,1697 dan pound sterling bertambah 0,3 persen menjadi USD1,3434.
 
Di tempat lain, yen Jepang (USD/JPY) melemah, kembali mendekati level kunci 160. Pasangan mata uang ini terakhir naik 0,3 persen menjadi 159,02.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harapan Baru Siswa SD di Bainaa Barat, Jembatan Penghubung Segera Rampung
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Bertaruh Nyawa! Prajurit Elite TNI AU Selamatkan Rekannya dari Pembantaian saat Operasi Tempur
• 7 jam laluokezone.com
thumb
Daftar Crazy Rich Global April 2026, Kekayaan Mereka Banyak yang Menyusut
• 5 menit lalumedcom.id
thumb
Deddy Sitorus Jawab Gibran soal Sama-sama Berkantor di IKN: Tak Ada Kementerian, DPR Mau Ngapain?
• 25 menit lalukompas.com
thumb
Presiden Prabowo: Di Tengah Krisis Dunia, Kita Harus Hemat Energi
• 22 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.