Iran dikabarkan hanya akan mengizinkan maksimal 15 kapal per hari untuk melewati Selat Hormuz selama gencatan senjata.
IDXChannel - Iran dikabarkan hanya akan mengizinkan maksimal 15 kapal per hari untuk melewati Selat Hormuz selama gencatan senjata.
Dilansir dari TASS pada Jumat (10/4/2026), seorang pejabat Iran mengatakan bahwa hal tersebut sesuai dengan kesepakatan gencatan senjata dengan Amerika Serikat (AS)
"Berdasarkan gencatan senjata saat ini, tidak lebih dari 15 kapal per hari diizinkan untuk melintasi Selat Hormuz. Pergerakan ini sepenuhnya bergantung pada persetujuan Iran dan penegakan protokol khusus," kata pejabat yang menolak disebut namanya itu.
"Kerangka ini, yang dijalankan di bawah pengawasan IRGC, telah secara resmi dikomunikasikan kepada pihak-pihak regional. Kondisinya tidak akan kembali ke status quo sebelum perang," kata sumber tersebut.
Iran juga bersikeras bahwa berakhirnya perang harus diformalkan dalam resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
“Jika pengakhiran perang tidak dikodifikasi menjadi resolusi Dewan Keamanan PBB berdasarkan persyaratan yang telah kami tetapkan, kami sepenuhnya siap untuk melanjutkan pertempuran melawan AS dan rezim zionis, seperti yang telah kami lakukan selama 40 hari terakhir, dan bahkan dengan intensitas yang lebih besar,” katanya.
Iran dan AS menyepakati gencatan senjata selama dua minggu baru-baru ini. Kedua kubu dijadwalkan bertemu akhir pekan ini di Pakistan untuk membahas kemungkinan kesepakatan yang permanen. (Wahyu Dwi Anggoro)





