IPO pertama 2026, antusias investor dorong saham WBSA naik 35 persen

antaranews.com
19 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Perusahaan logistik PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) resmi mencatatkan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) dengan harga saham naik 34,52 persen ke level Rp226 per saham dari harga penawaran hingga pukul 10.30 WIB, atau menembus Auto Reject Atas (ARA).

WBSA menjadi perusahaan pertama yang resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2026, dan meraih sambutan meriah dari investor dengan mencatatkan oversubscribe (kelebihan permintaan) sebanyak 386,86 kali.

Direktur Utama WBSA Edwin Wibowo di Main Hall BEI Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa peluang industri logistik nasional masih sangat besar, mengingat karakteristik Indonesia sebagai negara kepulauan serta tingginya aktivitas industri dan konsumsi domestik.

“Kondisi ini mendorong kebutuhan yang besar akan layanan logistik multimoda yang terintegrasi. Melalui IPO ini, kami berharap dapat memperkuat posisi dan kapabilitas dalam mendukung pertumbuhan sektor transportasi serta perekonomian Indonesia,” ujar Edwin.

Melalui strategi ekspansi terarah, model bisnis terintegrasi, serta dukungan infrastruktur dan adopsi teknologi, Edwin optimistis perseroan dapat menghadirkan pertumbuhan yang berkelanjutan, serta menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

“Perseroan meyakini bahwa pencatatan saham ini merupakan tonggak penting dalam memperkuat struktur permodalan, mengakselerasi ekspansi usaha, serta memperkuat posisi pasar sebagai penyedia layanan logistik yang terintegrasi,” ujar Edwin.

Dalam aksi IPO, perseroan menawarkan sebanyak 1,8 miliar lembar saham baru atau setara dengan 20,75 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh, dam menetapkan harga senilai Rp168 per saham, sehingga berhasil menghimpun dana segar senilai Rp302,4 miliar.

Terkait penggunaan dana hasil IPO, seluruh dana hasil IPO setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan sekitar Rp215 miliar untuk mengambilalih saham PT Bermuda Inovasi Logistik sebanyak 191.250 lembar saham atau setara 99,99 persen dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh BIL dari PT Bermuda Nusantara Logistik (BNL).

Kemudian, sisa dana hasil IPO akan digunakan sebagai modal kerja perseroan, meliputi untuk mendukung kegiatan operasional sehari-hari, menjaga likuiditas usaha, serta memperkuat kapasitas layanan logistik multimoda.

Dalam aksi korporasi ini, bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek yaitu PT OCBC Sekuritas Indonesia, dan PT Semesta Indovest Sekuritas. Adapun, pihak penjamin emisi efek akan ditentukan kemudian.

Seusai melangsungkan IPO, struktur kepemilikan saham WBSA saat ini menjadi yaitu sebesar 79,01 persen dimiliki oleh Tiga Beruang Kalifornia Pte. Ltd (TBK), sebesar 0,24 persen dimiliki oleh PT Permata Gandaria Indah (PGI), dan sebesar 20,75 persen dimiliki oleh masyarakat/ publik.

Baca juga: Indo Premier fasilitasi saham IPO seiring naiknya minat investor

Baca juga: BEI ungkap 11 perusahaan besar antre IPO di pasar modal RI

Baca juga: BSA Logistics IPO pertama 2026, tawarkan harga Rp150-Rp170 per saham




Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo: Rp31,3 Triliun Bisa Perbaiki 34 Ribu Sekolah hingga 500 Ribu Rumah
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
BPBD Garut Petakan Wilayah Rawan Kekeringan Saat Kemarau
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Purbaya Buka Sinyal Ada Insentif Motor Listrik Skema Baru
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Trafik Telkomsel di Jabar Melesat saat Musim Mudik, Layanan Data Tembus 5,82 Petabyte
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Kriminalisasi Kredit Macet: Antara Risiko Bisnis dan Tuduhan Pidana
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.