Menhub Evaluasi Angkutan Lebaran 2026, Soroti Titik Kepadatan

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Lidya Thalia.S

TVRINews, Jakarta

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengungkap sejumlah catatan penting selama pelaksanaan Angkutan Lebaran 2026. Evaluasi tersebut akan menjadi dasar perbaikan guna meningkatkan kualitas layanan transportasi pada periode mudik di tahun-tahun mendatang.

Dalam media briefing bersama Forum Wartawan Perhubungan (Forwahub) di Jakarta, Kamis, 9 April 2026, Menhub menyampaikan bahwa secara umum penyelenggaraan angkutan Lebaran berjalan lancar di seluruh moda transportasi, baik darat, kereta api, laut, maupun udara.

“Secara umum berjalan dengan baik, bahkan terdapat peningkatan jumlah pengguna angkutan umum. Tidak ada kejadian menonjol baik pada arus mudik maupun arus balik,”kata Dudy dalam keterangan tertulis, Jumat, 10 April 2026.

Meski demikian, Menhub menyoroti masih adanya sejumlah titik kepadatan saat puncak arus mudik dan balik. Beberapa di antaranya terjadi di rest area Km 57 Tol Jakarta–Cikampek, Pelabuhan Gilimanuk, serta akses menuju Tol Sumatera.

Sebagai tindak lanjut, Kementerian Perhubungan telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum dan operator jalan tol, untuk melakukan evaluasi dan mitigasi di titik-titik rawan tersebut.

“Kami telah meminta evaluasi terhadap rest area Km 57 dan lokasi lainnya agar ke depan kepadatan dapat diantisipasi dengan lebih baik,”jelasnya.

Pada sektor penyeberangan, Menhub mengakui sempat terjadi kepadatan di Pelabuhan Gilimanuk selama dua hari saat arus mudik. Namun, kondisi tersebut berhasil diurai pada hari ketiga. Kepadatan dipicu oleh keterbatasan area penyangga (buffer zone) serta lonjakan jumlah kendaraan, termasuk kendaraan berat.

Untuk mengatasi hal itu, dilakukan sejumlah langkah seperti optimalisasi buffer zone, percepatan penyeberangan kendaraan besar, serta prioritas bagi kendaraan roda dua.

“Langkah-langkah tersebut cukup efektif dalam mengurai kepadatan yang terjadi,”lanjutnya.

Secara keseluruhan, Menhub menilai pelaksanaan Angkutan Lebaran 2026 berlangsung baik. Namun, ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan akan terus dilakukan melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan agar masyarakat dapat merasakan perjalanan yang aman, nyaman, dan pasti,” tambahnya.

Berdasarkan data Mobile Positioning Data (MPD), jumlah pergerakan masyarakat selama periode Angkutan Lebaran pada 13–29 Maret 2026 mencapai 147,55 juta orang, meningkat 2,53 persen dibandingkan hasil survei tahun sebelumnya sebesar 143,92 juta orang.

Sementara itu, jumlah penumpang angkutan umum tercatat naik 11,79 persen menjadi 23,73 juta orang dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan tertinggi terjadi pada moda penyeberangan yang mencapai 5,61 juta penumpang atau tumbuh 17,05 persen.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Perhubungan, antara lain Sekretaris Jenderal Arif Toha, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Mashyud, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman Laisa, Direktur Jenderal Perkeretaapian Allan Tandiono, serta Direktur Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda Risal Wasal.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Gambir Anjlok, Petani di Kabupaten Lima Puluh Kota Ramai-ramai Jadi Pendulang Emas
• 23 jam lalukompas.id
thumb
Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Polda Lampung Ungkap Pengoplosan Solar Senilai Rp160,7 Miliar
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bertaruh Nyawa! Prajurit Elite TNI AU Selamatkan Rekannya dari Pembantaian saat Operasi Tempur
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Menlu Prancis Jean-Noel Barrot Kecam Keras Serangan Israel ke Lebanon dan Desak Perundingan Segera Dimulai
• 4 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.