Pesta pernikahan yang seharusnya dirayakan dengan gembira, berujung tangis dan duka saat sejumlah pohon tua tumbang dan menimpa tenda pengantin.
Sebanyak 6 orang tertimpa pohon tumbang tersebut. Salah satunya adalah ibu pempelai pria, yang meninggal dunia di tempat.
Peristiwa itu terjadi saat pesta pernikahan sebuah keluarga di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, pada Kamis (9/4) sekitar pukul 21.00 WITA.
Kapolsek Kahu, Iptu Andi Muhammad Amir mengatakan, bencana alam pohon tumbang karena hujan deras disertai angin kencang.
"Betul, ada pohon tumbang yang menimpa tenda pengantin. Tadi, malam itu hujan deras dan angin," kata Amir kepada wartawan saat dikonfirmasi, Jumat (10/4).
Ia menjelaskan, peristiwa itu terjadi saat malam resepsi pengantin. Saat itu cuaca di Kabupaten Bone dilanda hujan deras dan angin kencang.
"Malam resepsi, banyak orang," jelasnya.
Sekitar pukul 21.00 WITA, sebanyak 3 batang pohon tumbang menimpa tenda pengantin. Saat itu, sejumlah orang masih berada dalam tenda. Akibatnya, enam orang dilaporkan luka.
"Ada enam korban. 5 Orang luka-luka dan 1 orang meninggal dunia," sambungnya.
Identitas korban meninggal dunia ialah Nurhayati (50), yang merupakan ibu dari mempelai pria.
"Mamanya pengantin yang meninggal. Dia mengalami luka terbuka pada kepala dan patah leher karena tertimpa pohon. Kalau yang luka-luka itu, ada patah kakinya dan luka robek pada kepala," beber Amir.
Pihak keluarga menolak autopsi. Saat ini korban telah disemayamkan di rumah duka dan akan segera dimakamkan.





