JAKARTA, DISWAY.ID -- Kementerian Koperasi resmi menjalin kerja sama strategis dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai langkah konkret memperkuat pemberdayaan ekonomi umat berbasis koperasi.
Kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam mendorong penguatan ekosistem koperasi, khususnya dalam mendukung program prioritas nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta pengembangan koperasi syariah di seluruh Indonesia.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan pintu masuk bagi sinergi yang lebih luas dan berkelanjutan antara pemerintah dan kekuatan ekonomi umat.
BACA JUGA:Wamensos Agus Jabo Dorong Sekolah Rakyat 2026, DTSEN dan Pemberdayaan Masyarakat Bersama Kepala Daerah
BACA JUGA:KPK Periksa PIHK Pusat dan Daerah, Kejar Dugaan Korupsi Kuota Haji Rp600 Miliar
“Kerja sama ini harus menjadi langkah nyata. Kita ingin koperasi, khususnya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, menjadi pusat distribusi, pusat produksi, sekaligus instrumen pemberdayaan masyarakat desa,” ujar Ferry.
Ia menjelaskan, hingga saat ini lebih dari 83 ribu koperasi desa telah berbadan hukum dan puluhan ribu di antaranya telah memasuki tahap pembangunan fisik. Ke depan, koperasi akan memainkan tiga peran utama, yakni sebagai distributor kebutuhan pokok, off-taker produk masyarakat, serta penyalur program-program pemerintah.
Lebih lanjut, Ferry menekankan pentingnya keterlibatan MUI yang menaungi 87 organisasi kemasyarakatan Islam sebagai kekuatan besar dalam mendorong produksi dan distribusi produk halal berbasis koperasi.
“Kami akan prioritaskan produk-produk dari UMKM dan ormas Islam untuk masuk ke gerai-gerai koperasi desa. LPDB juga akan hadir untuk mengkurasi, menginkubasi, dan membiayai agar produk tersebut mampu bersaing,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Cholil Nafis, menyambut baik kerja sama ini sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian ekonomi umat.
BACA JUGA:Roadmap ASEAN Diluncurkan, Indonesia Perkuat Layanan PAUD Terpadu
BACA JUGA:Peringatan Dini BMKG! Hujan Lebat hingga Petir Ancam Wilayah Ini, Jumat 10 April 2026
Menurutnya, potensi besar umat Islam di Indonesia harus diiringi dengan peningkatan peran dalam sektor ekonomi, khususnya melalui koperasi dan pengembangan ekonomi syariah.
“Kita ingin dari sekadar saling memahami (tafahum), meningkat menjadi saling tolong-menolong (ta’awun), hingga saling melindungi (takaful). Ini adalah langkah penting untuk membangun kedaulatan ekonomi umat,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi, Deva Rachman, menegaskan komitmen LPDB Koperasi dalam mendukung implementasi kerja sama tersebut melalui pembiayaan yang tepat sasaran.
- 1
- 2
- »





