KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto menargetkan dalam dua hingga tiga tahun ke depan Indonesia tidak akan lagi mengimpor bahan bakar minyak (BBM).
Prabowo menyatakan target tersebut akan dicapai melalui program elektrifikasi 100 gigawatt yang diharapkan selesai dalam dua tahun.
Program tersebut mencakup penutupan 13 pembangkit listrik tenaga diesel milik PLN yang selama ini banyak mengonsumsi BBM.
Penutupan PLTD tersebut, menurut Prabowo, dapat menghemat konsumsi BBM hingga 200 ribu barel per hari. Saat ini Indonesia masih mengimpor BBM sekitar satu juta barel per hari.
Selain elektrifikasi pembangkit, Prabowo juga mendorong penggunaan kendaraan listrik serta pemanfaatan sumber energi terbarukan lainnya.
Baca Juga: Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Diperdebatkan, Menkeu Purbaya: Bank Dunia Keliru! | SAPA PAGI
#prabowo #bbm #energi
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Penulis : Tesalonika-Ajeng
Sumber : Kompas TV
- prabowo
- bbm
- energi
- pemerintah
- breaking news
- noads





